#unggas#matimendadak

Pulahan Unggas Mati Mendadak, Puskeswan Semprot Desinfektan 

( kata)
Pulahan Unggas Mati Mendadak, Puskeswan Semprot Desinfektan 
Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kecamatan Palas, Sragi, Lampung Selatan, melakukan penyemprotan desinfektan. (Lampost.co/ Armansyah)


KALIANDA (Lampost.co)-- Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kecamatan Palas, Sragi, Lampung Selatan, melakukan penyemprotan desinfektan di Desa Sukapura, Kecamatan Sragi, Jum'at (29/3/2019). 
 
Penyemprotan desinfektan itu dilakukan menyusul adanya puluhan unggas yang mati mendadak di desa tersebut. Meski demikian, kematian puluhan unggas itu bukan dikarenakan flu burung. 
 
Kepala UPTD Puskeswan Palas-Sragi, Wardi mengatakan penyemprotan kandang ternak unggas milik masyarakat itu dilakukan secara menyeluruh. Adapun tujuannya sebgai upaya untuk mencegah meluasnya kematian unggas di Desa Sukapura. 
 
"Jadi, puluhan ekor unggas di Desa Sukapura itu bukan karena virus H5N1 atau flu burung. Tapi, kematian puluhan unggas itu disebabkan meningkatkan pupulasi nyamuk saat musim penghujan dan menggerogoti hewan ternak," kata dia, kemarin. 
 
Sebagai langkah pencegahan agar kematian unggas tidak meluas, kata Wardi, pihaknya melakukan penyemprotan desinfektan dilingkungan rumah pemilik unggas. 
 
"Jika virus flu burung, maka penyebaran virus itu pasti sudah menyebar ke dengan cepat. Tetapi wabah ini hanya terajadi di desa yang ada disepanjang Sungai Way Pisang. Kemudian, ini terjadi hampir setiap tahun," ujarnya. 
 
Meski demikan, Wardi mengimbau masyarakat untuk tidak membuang bangkai unggas yang mati itu secara sembarangan di lingkungan desa atau dialiran sungai. "Agar tidak mencemari lingkungan, kami harapakan masyarakat tidak membuang bangkai unggas di sepanjang sungai," kata dia. 
 
Sementara itu, Kepala Desa Sukapura Eko Casroni mengatakan dengan adanya penyemprotan desinfektan tersebut diharapkan dapat mencegah unggas yang mati mendadak tersebut.

"UPT Pusekewan juga membagikan desinfektan kepada warga yang memiliki ternak ayam dan bebek. Harapan kami setelah disemprot ini tidak ada lagi unggas warga yang mati," katanya. 
 

Armansyah






Berita Terkait



Komentar