#ptpn7#beritalampung#wabahcovid-19

PTPN 7 Berlakukan WFH Mencegah Penyebaran Covid-19

( kata)
PTPN 7 Berlakukan WFH Mencegah Penyebaran Covid-19
Foto: Dok

Bandar Lampung (Lampost.co): PTPN 7 mengeluarkan kebijakan work from home (WFH) dimulai pada 28 September-31 Oktober 2020. Kebijakan itu menyusul adanya dua karyawan perusahaan plat merah itu yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Kita melakukan kembali work from home (WFH) yang akan dilaksanakan mulai 28 September hingga 31 Oktober 2020. Pelaksanaan WFH di lingkungan PTPN 7 ini terkait pencegahan Covid-19," ujar Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan PTPN 7 Bambang Hartawan dalam keterangan tertulisnya kepada Lampost.co, Jumat, 25 September 2020. 

Ia menjelaskan tidak semua karyawan bekerja dari rumah. Komposisinya 50 persen WFH dan 50 persen WFO dengan penerapan protokol kesehatan.

"Untuk teknis pengaturannya, dalam WFH manajemen mengidenfikasi secara seksama bidang pekerjaan yang bisa dilakukan daring atau bisa dikerjakan dari rumah," kata dia.

Apalagi, lanjut dia, operasional administrasi PTPN 7 yang berbasis teknologi informasi sudah memungkinkan banyak pekerjaaan yang bisa dikerjakan dari rumah. 

Dia mengatakan untuk memastikan karyawan tetap produktif, setiap karyawan yang WFH wajib memberikan laporan disertai foto on the spot, sekaligus progres pekerjaan setiap hari, sebagaimana bila absen masuk kerja jam 08.00 pagi dan jam 17.00 saat pulang.

Bambang Hartawan memastikan bila PTPN 7 telah melaksanakan protokol kesehatan penanganan Covid-19, yang disosialisasikan ke karyawan termasuk pekerja kebun dan unit.

"Sejak diumumkan bencana nasional Covid-19 pada 2 Maret lalu, PTPN 7 telah menerapkan protokol kesehatan. Siapa saja yang masuk kantor dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, cuci tangan, dan menggunakan hand sanitizer. PTPN 7 juga telah melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh kantor," kata Bambang. 

PTPN 7 juga telah melakukan rapid test kepada semua karyawan pada tanggal 25-26 Agustus 2020. "Dan alhamdulillah hasilnya semua nonreaktif," ujarnya.

Terkait adanya 2 karyawan yang terkonfirmasi Covid-19 di wilayah Sumatera Selatan, Bambang mengatakan keduanya sudah melakukan isolasi mandiri.

"Dua karyawan yang terkonfirmasi Covid-19 dan merupakan orang tanpa gejala (OTG), langsung dilakukan isolasi mandiri, sehingga tidak ada kontak dengan karyawan lainnya,” katanya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar