#PTMTerbatas#Tanggamus

PTM Terbatas di Tanggamus Dimulai 9 September

( kata)
PTM Terbatas di Tanggamus Dimulai 9 September
Sekda Kabupaten Tanggamus, Hamid H. Lubis menggelar rapat virtual di Sekaratariat Pemkab setempat. (Foto: Dok.Humas Tanggamus)


Kotaagung (Lampost.co)-- Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di Kabupaten Tanggamus direncanakan digelar pada 9 September 2021. Trdata 90% lembaga pendidikan telah memenuhi syarat untuk melaksanakan PTM Terbatas.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus, Hamid Heriyansyah Lubis, mengatakan PTM sudah menjadi prioritas pemkab untuk segera dilaksanakan. Hal itu menindaklanjuti aspirasi masyarakat, serta ketentuan pemerintah yang ada. 

Namun dikarenakan selama ini terjadi lonjakan kasus Covid 19 yang luar biasa, menjadikan Kabupaten Tanggamus sebagai zona merah dan berada pada Level 3 PPKM, maka PTM masih belum dapat dilaksanakan.

“Walaupun kita masih dalam Level 3 (PPKM) tetapi sudah turun ke zona kuning. Ini juga menjadi pertimbangan untuk mensegerakan dilaksanakannya pembelajaran tatap muka terbatas dengan mengikuti protokol kesehatan,” ujar Hamid, Jumat malam, 3 September 2021.

Lanjut Sekda, progres yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam satu minggu terakhir, akan menjadi dasar kebijakan Bupati Tanggamus, untuk melaksanakan percepatan PTM tanpa melanggar aturan ataupun protokol kesehatan. 

“Secara umum informasi yang kami terima adalah, boleh dikatakan secara infrastruktur dan persyaratan walaupun belum 100%. 80-90% lembaga pendidikan yang berada di Kabupaten Tanggamus telah memenuhi syarat untuk dilaksanakannya Pembelajaran Tatap Muka Terbatas," katanya.

Menurut Sekda, Bupati Tanggamus telah memberikan arahan kepada jajaran dan membagi tugas seluruh OPD untuk memantau dan mengevaluasi PPKM Mikro dan persiapan PTM di setiap kecamatan. Dengan mengambil sampel dan meninjau sekolah-sekolah, mulai dari PAUD sampai jenjang SLTP/sederajat.

“Kendala dari terbatasnya jumlah vaksin, kemudian informasi dampak vaksin negatif  yang  marak,  sehingga tenaga pendidik maupun kependidikan belum seratus persen divaksin. Hasil screening yang dilaksanakan di faskes ada penyakit penyerta, ada yang baru sembuh dari Covid dan alasan-alasan medis yang lainnya,” jelasnya

Sekda menyampaikan instruksi Bupati Tanggamus Dewi Handajani, kepada seluruh jajaran Satuan Tugas Covid 19 serta semua pihak yang terlibat, termasuk unsur ormas, LSM dan segenap elemen masyarakat, untuk  mendukung pelaksanaan PTN Terbatas di Kabupaten Tanggamus.

Sri Agustina







Berita Terkait



Komentar