#pinjaman#PTSMI#Tubaba#beritalampung

PT SMI Minta Proyek Pinjaman Daerah di Tubaba Dikerjakan Sesuai Kontrak

( kata)
PT SMI Minta Proyek Pinjaman Daerah di Tubaba Dikerjakan Sesuai Kontrak
PT. SMI dan pimpinan DPRD Tulangbawang Barat tinjau empat paket proyek pinjamanan daerah senilai Rp128 miliar di kecamatan Tulangbawang Tengah dan Tulangbawang Udik, Rabu (13/3/2019). (Foto:Lampost/Merwan)


PANARAGAN (Lampost.co)--PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) meminta rekanan yang mengerjakan empat proyek pinjaman daerah senilai Rp128 miliar di kabupaten Tulangbawang Barat dapat mengerjakan kegiatan sesuai dengan kontrak. 

"Kami meminta hasil empat proyek pinjaman SMI ini dapat bermanfaat langsung bagi masyarakat. Harapan kami tentunya pekerjaan bagus dan sesuai dengan kontrak,"ujar Nanang, selaku perwakilan PT. SMI saat meninjau empat proyek pinjaman di Kecamatan Tulangbawang Tengah dan Tulangbawang Udik, Rabu (13/3/2019) sore.

Nanang mengaku dari hasil peninjauan yang dilakukan di empat pekerjaan, pihaknya tidak bisa menyimpulkan baik atau tidaknya pekerjaan di lapangan. Sebab, hal tersebut merupakan kewenangan tim teknis dari pemkab. "PT SMI hanya mengeluarkan dananya saja,"ujarnya.

Dia berharap masyarakat dapat turut serta memantau dan melaporkan kepada bupati jika ada kegiatan yang tidak sesuai kontrak. "Kalau ada kegiatan yang sudah rusak atau tidak bagus lapor pak bupati atau orang PU biar pekerjaannya bagus,"kata dia.

Sementara itu, pimpinan DPRD Tulangbawang Barat yang mendampingi peninjauan tersebut meminta PT SMI dapat menunda pencairan dana tahap kedua kepada rekanan khususnya di proyek ruasjalan Mulyoasri-Candrakencana senilai Rp18,9 miliar. 

Sebab, di sejumlah titik kegiatan diduga tidak sesuai kontrak, bahkan di sejumlah titik rigit beton dan hotmix sudah ada yang rusak.
"Lihat saja, baru dihotmix kemarin sudah ada yang dibongkar lagi karena amblas. Bahkan, ada pekerjaan taludnya yg sudah ronton karena semennya sedikit,"ujar Wakil Ketua DPRD, Yantoni yang diamini ketua komisi III DPRD setempat, Paisol dilokasi peninjauan.

Keempat proyek yang ditinjau tim PT. SMI dan pimpinan dewan tersebut yakni proyek pembangunan pasar Pulungkencana senilai Rp177 miliar, peningkatan ruas jalan Mulyoasri-Candra Kencana (Rp18,9 miliar), peningkatan ruas jalan Sp.Tugurato-Sp.jalur 2 kangunganratu (Rp12 miliar), peningkatan Sp.jalur 2-Sp BTJ Karta (Rp17,5 miliar). 

Sementara itu, Kepala Proyek PT. Mulya Putra Pertama, Yulian mengaku pekerjaan pelebaran jalan hotmix dan rigit beton Mulyaasri-Candrakencana telah dikerjakan sesuai kontrak. "Kalaupun ada pekerjaan yang belum akan kami perbaiki karena pekerjaan ini masih tanggung jawab kami," ujarnya. 

Merwan







Berita Terkait



Komentar