#reklamasi

PT HK dan ITDC Sayangkan Kegiatan Reklamasi di Bakauheni

( kata)
PT HK dan ITDC Sayangkan Kegiatan Reklamasi di Bakauheni
Reklamasi di Desa Bakauheni. dok Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- PT Hutama Karya (HK) dan  Indonesia Tourism Development Coporation (ITDC) sangat menyayangkan adanya kegiatan reklamasi pariwisata yang terletak di Desa Bakauheni, Lampung Selatan.

"Kami sangat menyayangkan adanya tindakan tersebut, karena saat ini saja kami pihak PT HK dan lainnya yang terlibat dalam pekerjaan lokasi wisata sedang proses pembangunan master plan, dan tiba-tiba ada kegiatan tanpa izin," kata Senior Executive Vice President (SEVP)  Investment and business development Division, M. Rizal Sutjipto kepada Lampost.co, Minggu, 17 Minggu 2020.

Berita Terkait:  Aktivitas Reklamasi Pantai Dusun Panubaan Lengang Usai Disegel

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa PT HK langsung dihubungi pihak Pemerintah Provinsi dan akan membahas lebih dalam mengenai kejadian yang terjadi tersebut.

"Kami saja masih lakukan proses pengajuan plan ke Pemprov, saya sudah dengar kabar kegiatan tersebut diberhentikan. Karena memang kegiatan tersebut sangat berbahaya dan merusak lingkungan," terang dia.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan pembangunan di lokasi wisata tersebut dapat berpengaruh dengan dampak lingkungan, dan jika ingin lakukan kegiatan harus diperkirakan dengan matang.

"Kami dua atau tiga haris kedapan akan membuat rapat dengan Pemprov dan ASDP, ITDC untuk bahan dan melaporkan kegiatan tersebut. Kami belum pelajari dengan jelas tentang kegiatan mereka, tapi kami sangat menyayangkan," ujarnya.

Di lain tempat, ITDC juga menyayangkan adanya kegiatan reklamasi di Bakauheni yang sangat berpengaruh pada ekosistem laut  di sekitar lokasi tersebut.

"Kami menyayangkan adanya tindakan seperti itu, seharusnya ada perencanaan matang dan perbanyak manfaatnya karena kegiatan ini (reklamasi) akan memberikan banyak dampak negatif seperti halnya kerusakan laut," kata Dir Pengembangan ITDC Bakauheni, Edwin Darmasetiawan.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar