#pssi#bola#olahraga

PSSI Rombak Struktur Badan Yudisial

( kata)
PSSI Rombak Struktur Badan Yudisial
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (kiri) didampingi Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (kedua kiri) memberikan keterangan saat pembukaan Kongres Biasa PSSI 2020 di kawasan Kuta, Badung, Bali, Sabtu (25/1/2020). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Jakarta: Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan untuk mengubah struktur Badan Yudisial. Hal itu ditetapkan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule dan para voter yang menghadiri kongres pada Sabtu 25 Januari lalu.

Sebelumnya, di kepengurusan PSSI periode kepemimpinan Edy Rahmayadi, hanya ada tiga komite di Badan Yudisial, yakni etik, banding, dan disiplin. Kini, bakal ditambah dengan Komite Wasit.

Komite Disiplin PSSI periode 2019-2023 diketuai oleh Erwin Tobing, Komite Etik dipimpin Bambang Usadi yang merupakan polisi berpangkat Brigadir Jenderal, Triana Dewi Santoso menjadi Ketua Komite Banding, sedangkan Komite Wasit diketuai Sonhaji dan Hasani Abdul Gani yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

“Kami mencari orang yang berkompeten dan bisa bertanggung jawab terhadap masalah wasit. Memang masih banyak komplain soal wasit, tapi akan kami benahi,” tutur Iwan Bule.

“Yang terpilih itu adalah mereka yang memiliki kapasitas dan kelayakan untuk menangani bidang-bidangnya,” tambahnya.

Di sisi lain, Iwan Bule mengapresiasi dukungan pemerintah dalam pengembangan dan pembangunan sepak bola nasional. Dia juga mengatakan pihaknya akan terus menjaga sinergi dengan pemerintah khususnya dalam persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 yang akan diselenggarakan di Indonesia pada tahun depan.

Menteri Pemuda Olahraga, Zainudin Amali, yang hadir dalam kongres menyampaikan, penyelenggaraan Piala Dunia U-20 menjadi perhatian utama pemerintah. Namun demikian, pembinaan sepak bola nasional secara keseluruhan tidak akan diabaikan.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar