#psmti#hutdanrakernaspsmti#protokolkesehatan#covid-19

PSMTI Bantu Pemerintah Pulihkan Ekonomi dengan Mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19

( kata)
PSMTI Bantu Pemerintah Pulihkan Ekonomi dengan Mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19
Peringatan HUT ke-22 dan Rakernas PSMTI di di Wisma Chandra, Jalan Hayamwuruk Pemuda, Tanjungkarang Pusat Bandar Lampung, Jumat, 9 Oktober 2020.Dok.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Lampung menjadi tuan rumah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) dan Rakernas PSMTI Ke-18. Peringatan yang mengangkat tema Pemulihan Ekonomi dan Protokol Kesehatan Covid-19 digelar di Wisma Chandra, Jalan Hayamwuruk Pemuda, Tanjungkarang Pusat Bandar Lampung, Jumat, 9 Oktober 2020.

Pelaksanaan rakernas yang dilakukan secara daring mencatatkan rekor MURI karena diikuti 1.200 peserta dari 29 provinsi di seluruh Indonesia yang menjadi rakernas virtual dengan peserta terbanyak. Kegiatan juga menghadirkan sejumlah menteri, di antaranya Menteri BUMN Erick Thohir, Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Sosial Juliari P Batubara, dan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Selain itu sejumlah pejabat lokal Lampung, yakni Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, SPDB Pangeran Edward Syah Pernong, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto, Kajati Lampung Heffinur, Komandan Denpom Lampung Hanri Wira Kesuma, Danlanal Lampung Amrul Adriansyah, dan Ketua IDI sekaligus PMI Lampung Aditya M Biomed.

Ketua Panitia Rakernas PSMTI  sekaligus Ketua PSMTI Lampung Christian Chandra didampingi Sekretaris PSMTI Lampung Steven Cheng mengatakan tujuan acara tersebut untuk membantu pemerintah memulihkan ekonomi dan mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan khususnya 3M.

"Diharapkan ke depannya PSMTI lebih kompak dan bertambah dewasa berorganisasi sehingga lebih berkiprah membantu pemerintah dalam kebinekaan, kerukunan, dan toleransi di masyarakat," ujarnya.

Dia menambahkan dengan rakernas ini juga meskipun dalam suasana Covid-19, PSMTI ingin turut memulihkan ekonomi di Indonesia dengan semua orang tetap mengikuti dan menaati protokol kesehatan.

"Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) sebagai bagian bangsa Indonesia akan tetap bersatu dan selalu bersatu," katanya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar