#jalan#infrastruktur

Proyek Peningkatan Jalan Kedaung-Sumbersari Diultimatum Tak Asal-asalan

( kata)
Proyek Peningkatan Jalan Kedaung-Sumbersari Diultimatum Tak Asal-asalan
Warga memantau proses pengerjaan proyek peningkatan ruas Jalan Desa Kedaung-Sumbersari, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, Kamis 30 Juni 2022. Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Pemerintah Desa Sumbersari, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, bersama warga setempat memberi ultimatum proyek peningkatan ruas Jalan Desa Kedaung-Sumbersari, Kecamatan Sragi. Sebab, ruas jalan kabupaten itu akses vital bagi warga setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, ruas jalan penghubung Desa Sumbersari dan Kedaung itu akses utama warga untuk mengangkut hasil bumi dan akses menuju sekolah.

Rohim, salah satu warga Desa Sumbersari mengatakan masyarakat meminta pihak rekanan supaya tidak asal-asalan saat proses pengerjaannya. Sebab, hal itu akan berdampak dengan kualitas hasil pembangunan jalan.

"Ya, meski kami enggak tahu cara ngerjainnya. Tapi, Sekarang banyak proyek jalan baru selesai, sudah ada yang terkelupas lah, ada pula amblas. Nah, ini masyarakat berharap ruas jalan ini berkualitas," kata dia, Kamis, 30 Juni 2022.

Hal senada diungkapkan, Kepala Desa Sumbersari, Iwan Kuswara. Dia mengaku pihaknya mengharapkan proyek peningkatan ruas Jalan Desa Kedaung-Sumbersari dengam panjang sekitar 4 kilometer sesuai perencanaan.

"Tentunya, harapan kami pembangunan jalan ini dilaksanakan dengan baik dan berkualitas. Soalnya, jalan ini akses masyarakat desa sumbersari untuk menuju kantor kecamatan, puskesmas, menuju fasilitas pendidikan dan pasar. Jelas, mempengaruhi peningkatan ekonomi dan pendapatan masyarakat," kata dia.

Dia juga berharap pihak rekanan dapat memperhatikan material yang digunakan dalam proyek tersebut. Sebab, bukan hanya peningkatan jalan saja, tapi proyek itu ada penambahan badan jalan sepanjang 0,5 meter.

"Saya berharap kontraktor bisa menggunakan material standarisasi proyek pembangunan jalan. Misalkan, kalau bisa penambahan badan jalan menggunakan batu onderlaag jenis Porslen. Jangan pakai batu lapisan luar warna merah, itu enggak bagus. Kemudian, batu ukuran 3:5 kalau jangan kotor biar aspalnya menyatu dengan batu lainnya," kata dia.

Dia mengaku pihaknya bersama masyarakat dan Pengawas PUPR Kecamatan Sragi akan memantau secara langsung proses pengerjaan dari awal hingga selesai.

"Tentunya nanti, kami bersama masyarakat dan Pengawas PUPR akan pantau terus proses pengerjaannya. Sebab, sudah lama masyarakat menginginkan ruas jalan ini mulus," kata dia.

Diketahui, proyek peningkatan ruas Jalan Desa Kedaung-Sumbersari dikerjakan CV Jalasena Pratama dengan pagu anggaran sebesar Rp3,7 miliar dari APBD Lamsel.

Winarko






Berita Terkait



Komentar