#Proyek#SPAM#Merugikan

Proyek Galian SPAM Dinilai Merugikan Masyarakat

( kata)
Proyek Galian SPAM Dinilai Merugikan Masyarakat
Galian proyek SPAM menyebabkan kecelakaan.

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Masyarakat Bandar Lampung menilai pelaksanaan galian proyek Saluran Pipa Air Minum (SPAM) merugikan.

Selain itu, pada musim hujan, galian pipa kerap menimbulkan genangan air. Aliran air pada saluran irigasi bawah tanah menjadi mampet sehingga menyebabkan banjir.

Ahmad (27) warga Sukarame, Kecamatan Sukarame mengatakan galian proyek SPAM yang saat ini mulai masuk pada jalan lingkungan pemukiman warga, ditakutkan dapat berdampak pula seperti yang terdapat pada jalan kota.

"Kalau jalan lingkungan di gali juga nanti bakal seperti di dekat Robinson, jalannya banjir pas hujan. Galiannya terlalu menghabiskan jalan raya, timbulnya kendaraan harus berhati-hati, kalau di jam sibuk padet kendaraan macet cuma mau lewat doang," ujarnya kepada Lampost.co, Kamis, 30 Januari 2020.

Seharusnya tahap pengerjaan melalui perencanaan yang matang. Baik waktu pengerjaan, juga dampaknya.  

"Yang namanya proyek pekerjaan pasti sudah dihitung dong berapa waktunya, dampaknya apa saja, penanganan jika ada permasalahan seperti apa. Ini belum-belum sudah mau masuk ke lingkungan saja, padahal di jalan kotanya banyak masalah," ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Yoga (26) warga gedong meneng, rajabasa. Pihaknya mengatakan belum nampak kejelasan pengerjaan galian proyek SPAM itu namun sudah menimbulkan banyak permasalahan.

"Belum juga keliatan seperti apa bentuk hasilnya itu sudah banyak saja masalah, yang banjirlah, kecelakaanlah, macetlah, gimana kalau sampek ke jalan lingkungan pemukiman bisa banyak keluhan dari warga," kata dia.

Pihaknya ingin, agar dari pihak pengembang dapat memberikan solusi terkait banyak permasalahan mengenai proyek galian SPAM ini. Mengingat jika tidak segera memiliki kejelasan pembangunan, akan menimbulkan dampak lainnya.

"Kalau terus-terusan begitu dibiarin aja bakal banyak kecelakaan seperti waktu di Hajimena. Maunya galian ditimbul padat, jalan enggak bergelombang atau berlubang, yang dikhawatirkan ini pengendara motor, karena lebih banyak motor dari pada mobil," ujarnya. 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar