#beritalampung#beritalampungtengah

Program Promotif-Preventif, BPJamsostek Lampung Tengah Serahkan 60 Paket APD ke Pekerja Jasa Konstruksi

( kata)
Program Promotif-Preventif, BPJamsostek Lampung Tengah Serahkan 60 Paket APD ke Pekerja Jasa Konstruksi
BPJS Ketenagakerjaan Lampung Tengah melakukan penyerahan secara simbolis APD ke pekerja jasa konstruksi. Dok/BPJamsostek


Gunungsugih (Lampost.co): Dalam rangka mengimplemetasikan program promotif dan preventif, BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Lampung Tengah melakukan penyerahan alat pelindung diri (APD) ke pekerja jasa konstruksi di wilayah kabupaten setempat.

Pembagian APD ini diselenggarakan secara simbolis di kantor BPJS Ketenagakerjaan Lampung Tengah kepada PT Dores Ortusa Jaya yang merupakan perusahaan terpilih karena telah mendaftarkan proyek jasa konstruksinya dalam program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Kantor Cabang BPJamsostek Cabang Lampung Tengah Adi Hendarto mengatakan total ada 60 unit APD yang dibagikan kepada perusahaan PT Dores Ortusa Jaya. Bantuan APD tersebut berupa rompi keamanan tali silang/safety vest scotlite, helm keamanan proyek/safety helmet project dan sarung tangan/safety gloves.

“Penyerahan APD ini guna membantu perusahaan dalam melaksanakan sistem manajemen keselamatan kerja dan juga sebagai salah satu bentuk kepedulian BPJamsostek kepada pekerja khususnya pekerja jasa konstruksi yang rutin dilaksanakan tiap tahunnya. APD tersebut berfungsi sebagai upaya preventif dalam menekan angka kecelakaan kerja pada sektor konstruksi guna memastikan aktivitas pekerjaan yang dilakukan pekerja sudah memenuhi standar keamanan,” kata Adi, kepada Lampost.co, Selasa, 25 Oktober 2022.

Dia mengatakan BPJamsostek terus berpartisipasi aktif dalam mendukung kegiatan preventif guna menyadarkan para pekerja dan perusahaan pelaku jasa konstruksi akan pentingnya prinsip K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) untuk dilaksanakan dalam pekerjaan sehari-hari.

Program jaminan sosial ketenagakerjaan memberikan perlindungan sejak pekerja berangkat dari rumah, saat bekerja, hingga kembali lagi ke rumah. Melalui program ini, pemerintah telah memberikan jaminan kepada seluruh pekerja bila terjadi risiko yang tidak diharapkan pada saat melakukan pekerjaan.

“Bekerja sesuai standar prosedur keamanan dan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan tentunya dapat membuat rasa aman dalam bekerja dan produktifitas menjadi meningkat,” tutup Adi.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar