#programkerja#beritapesibar#lingkungan

Program Kerja DLH Pesisir Barat Berjalan Baik

( kata)
Program Kerja DLH Pesisir Barat Berjalan Baik
Lampost.co/Yon Fisoma

Krui (Lampost.co): Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pesisir Barat telah menjalankan program pengelolaan sampah limbah dan bahan beracun berbahaya yang anggarannya mencapai Rp2 miliar lebih berjalan dengan baik di program kerja 2019.
 
Kepala DLH Kabupaten Pesisir Barat, Husni Aripin, mengatakan pihaknya telah melaksanakan program tersebut. Ada ada empat item kegiatan dalam program itu yaitu pengadaan sarana prasarana persampahan, pengadaan kotak sampah. peningkatan kemampuan aparat pengelolaan persampahan di Tay Batu, Kecamatan Pesisir Tengah.

Selanjutnya inventarisasi dan pemeliharaan penerangan jalan umum (PJU) yang didalamnya termasuk operasional untuk petugas TP3R yang ada di Pasar Way Batu, dan peningkatan kebersihan dan pemeliharaan kota.

"Untuk pemeliharaan perbaikan lampu jalan yaitu lampu jalan dari Simpang kerbang di Kecamatan Way Krui sampai lampu jalan di Simpang Bandara, Kecamatan Pesisir Tengah. Dari anggaran sebesar itu paling dominan sekitar Rp1,9 miliar digunakan untuk gaji 218 orang tenaga kebersihan dari Januari sampai Desember 2019. Pasukan oranye mulai dari tukang sapu, sopir truk sampai sopir eksavator yang ada di TPAS," jelas Husni, ditemui dikantornya, Rabu, 10 Juni 2020.

Selanjutnya kata Husni yang turut menyedot anggaran itu yakni pembayaran lampu jalan atau PJU kepada pihak PLN yaitu sebesar Rp70 juta lebih setiap bulan. Selanjutnya anggaran digunakan untuk pengelolaan sampah TPS3R di Way Batu, yaitu sampah sampah yang ada dipilah dan dipisahkan, kemudian yang memenuhi syarat di olah menjadi pupuk. Namun, sejauh ini pupuk itu masih kurang diminati masyarakat karena mereka lebih memilih pupuk kimia yang di jual di toko-toko.

"Tahun ini gak ada pemeliharaan lampu jalan. Harapan kami semua lampu jalan itu hidup. Tetapi karena keterbatasan dana, belum bisa diperbaiki karena belum ada anggaran seperti lampu jalan di Biha atau di Pugung dan lainnya," kata Husni.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar