#gubernur#smartvillage

Program Smart Village Siap Diluncurkan

( kata)
Program <i>Smart Village</i> Siap Diluncurkan
Logo program Smart Village Provinsi Lampung. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung siap meluncurkan program Smart Village di Balai Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran pada Kamis, 25 Maret 2021 pukul 10.00 WIB.

Acara tersebut juga berbarengan dengan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Provinsi Lampung.

Kegiatan akan dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Suhajar Diantoro, dan Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Suprapedi.

"Program Smart Village merupakan salah satu dari 33 janji kerja Gubernur Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia Chalim demi mewujudkan Desa Berjaya," kata Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, Rabu, 24 Maret 2021.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Lampung, Zaidirina menyebut Smart village merupakan rumah besar yang harus diisi seluruh Dinas/Instansi terkait. Program Smart Village akan memberikan kemudahan dalam integrasi data yang sehari-hari dilaksanakan masyarakat di desa, seperti layanan administrasi, layanan pajak, layanan transaksi perbankan, layanan Program Kartu Petani Berjaya melalui integrasi data KPB, dan berbagai hal lain yang akan terus dikembangkan.

"Program Smart Village akan membuka peluang kerja sama antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota dalam berbagai hal," katanya. 

Menurut Ganjar, program Smart Village ini sesuai dengan tujuan nasional yang diharapkan akan menghasilkan Lampung satu data dan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif dalam pembangunan.

Dengan hadirnya program Smart Village, Pemerintah Provinsi Lampung sebagai pengambil keputusan akan menentukan kebijakan berdasarkan dari data yang telah terintegrasi antara Pemerintah Provinsi dengan Kabupaten/Kota.

"Sepanjang 2020 ini telah diimplementasikan di 30 desa dan direncanakan akan menyebar di 650 desa yang telah dipersiapkan. Program Smart Village saat ini telah dilaksanakan di Provinsi Lampung dengan empat desa sebagai prototipe, yaitu Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Desa Podomoro. Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu, Desa Sribhawono Kecamatan Bandar Sribhawono Lampung Timur, dan Desa Cintamulya Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan," kata dia. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar