#pertamina#bbm#pertalite

Program Diskon Pertalite Dilanjutkan

( kata)
Program Diskon Pertalite Dilanjutkan
Pengendara bermotor sedang melakukan pengisian bahan bakar disalah satu SPBU Kota Bandar Lampung. Lampost.co/Kisno


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Program Langit Biru (PLB) di Provinsi Lampung berlanjut ke tahap II. Program tersebut memberikan promo hemat Pertalite dengan potongan harga sebesar Rp1.000,- per liter yang akan dimulai pada  4 Juli sampai 7 Agustus 2021.

Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR II Pertamina Marketing Operation Region (MOR) Sumbagsel, Umar Ibnu Hasan menjelaskan bahwa PLB digulirkan demi mengapresiasi konsumen pengguna Bahan Bakar Minyak (BBM) berkualitas dan ramah lingkungan.

Berkat program ini, konsumsi harian BBM Pertalite meningkat sebesar 126% sekitar 100 KL per hari. Sementara, untuk Pertamax mengalami peningkatan sebesar 38% yaitu 88 KL per hari.

"Program ini dinilai telah berhasil mengedukasi masyarakat pengguna Premium untuk beralih menggunakan BBM berkualitas dan ramah lingkungan seperti Pertalite dan bahkan Pertamax," katanya, Senin, 5 Juli 2021.

Baca: Daftar SPBU Penyedia Pertalite Seharga Premium

 

Di Provinsi Lampung, pada tahap II ini jumlah SPBU yang mengikuti PLB masih sama dengan PLB tahap I, yaitu 27 SPBU di Kota Bandar Lampung, antara lain SPBU 2335101, SPBU 2335124, SPBU 2335127, SPBU 2435131, SPBU 2435133, SPBU 2435134, SPBU 2435135, SPBU 2435136, SPBU 2435137, SPBU 2435238, SPBU 2435239, SPBU 2435240, SPBU 2435242, SPBU 2435244, SPBU 2435246, SPBU 2435353, SPBU 2435174, SPBU 2435177, SPBU 2435193, SPBU 24351102, SPBU 24351112, SPBU 24351113, SPBU 24351125, SPBU 24351126, SPBU 24352127, SPBU 24351137, dan SPBU 24351140.

"Pada tahap 2 ini, Pertamina masih memberikan harga khusus Pertalite (PLB) yaitu dihargai sebesar Rp6.850 dari harga Pertalite normal," kata Umar.

Ia juga mengatakan, seperti PLB tahap I, sasaran kali ini ini pun masih diperuntukan bagi kendaraan roda dua, roda tiga, ambulans pelat merah, taksi, dan angkot pelat kuning. Manfaat penggunaan BBM dengan oktan yang tinggi ini juga akan dirasakan dalam jangka panjang, terutama bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

"Selain itu, BBM dengan RON yang lebih baik akan berdampak secara positif bagi emisi gas buang kendaraan. Memperpanjang usia mesin kendaraan dan tentunya dapat menghemat biaya perawatan kendaraan," katanya.

Pemerintah Pusat juga berencana mengeluarkan kebijakan terkait BBM bersubsidi jenis Premium pada 1 Januari 2022 mendatang sebagai upaya mengurangi gas buang emisi kendaraan bermotor. Kebijakan tersebut guna mendukung program langit biru demi perbaikan lingkungan.

Penghapusan Premium merujuk pada ketentuan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 20 Tahun 2017. Aturan itu mewajibkan standar baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor sesuai dengan standar Euro IV, sehingga bahan bakar yang digunakan untuk uji emisi agar minimal mengikuti RON minimal 91 atau CN minimal 51. Untuk kuota premium seluruh Provinsi Lampung tahun 2021 ada 347.219KL. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar