#UMKM#UKM

Produk UKM Pringsewu Tembus Pasar Mesir

( kata)
Produk UKM Pringsewu Tembus Pasar Mesir
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Rafin’s Snack asal Lampung dan Almo Mart Asian Supermarket asal Mesir. Dok Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Usaha Kecil Menengah (UKM) asal Kabupaten Pringsewu berhasil membukukan transaksi ekspor produk makanan ringan ke Mesir sebesar USD 35 ribu atau senilai Rp500 juta. Hal itu terwujud melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilangsungkan secara hibrida antara Rafin’s Snack asal Lampung dan Almo Mart Asian Supermarket asal Mesir.

Pemilik Usaha Rafin’s Snack, Rospawati mengatakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Rafin’s Snack dan Almo Mart Asian Supermarket asal Mesir kesepakatan kerjasamanya sampai 2022. Kedepannya siap memenuhi permintaan konsumen di Mesir secara bertahap, untuk bulan depan akan mengirim sebanyak 50 dus atau sekitar 2.500 pcs.

"Awalnya coba 3 dus, 6 dus, 15 dus, dan bulan besok 50 dus. Insyallah bertahap semakin banyak. Insyallah bulan depan ikut pameran disana berangkat menuju Kairo Mesir pameran Food of Afrika tanggal 12-15 Desember 2021 besok," katanya kepada Lampost, Rabu, 24 November 2021.

Ia menceritakan saat ini Rafin’s Snack terus memperluas jaringannya. Meskipun produk lokal dari Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung tetapi mampu bersaing di panggung internasional. Ia berharap semakin lama produknya semakin dikenal dan semakin banyak yang membeli.

"Alhamdulillah. Selain di Mesir, Rafin's Snack juga ikut pameran Halal Expo di Turki pada 25-28 Desember 2021 mendatang. Kemarin juga bersama Kementerian Kelautan ikut pameran di Dubai dan ikut bersama Kementerian Luar Negeri pameran di Venezuela," katanya.

Penandatanganan kontrak ekspor ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Trade Expo Indonesia ke-36 Digital Edition. Penandatanganan MoU dilakukan oleh pemilik Almo Mart yaitu Louayy Muhammad Khayrullah dan Sri Wahyuni, dan pemilik usaha Rafin’s Snack yaitu Muhammad Ravie Cahya Ansor dan Rospawati. Penandatanganan MoU ini disaksikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiharto Setyawan dan Atase Perdagangan KBRI Cairo Irman Adi Purwanto Moefthi.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiharto Setyawan menyambut baik upaya ekspor produk UKM Lampung di masa pandemi Covid-19 ini. Hal ini membuktikan bahwa produk makanan produksi UKM Indonesia tidak kalah bersaing dengan produk-produk negara lainnya, sehingga mampu menarik minat dan daya beli konsumen seperti di pasar Mesir.

"Kami berharap Rafin's Snack dapat menggandeng UKM lainnya untuk naik kelas. Bank Indonesia secara terus menerus konsisten untuk mengembangkan UMKM di Indonesia dengan melakukan berbagai program pemberdayaan dan pendampingan kepada UMKM dalam perannya sebagai Agent of Development,” katanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Elvira Umihanni merasa bangga ada produk lokal Lampung yang sudah go internasional. Pihaknya bersama stakeholder terkait juga terus melakukan pembinaan dan pelatihan untuk terus mensuport produk-produk IKM/UKM agar bisa bersaing. Kemarin saat rakor Forum Eksport Lampung yang terdiri dari pemerintah, perbankan, dunia usaha, dan asosiai membahas mengenai ekspor.

"Alhamdulilah produk lokal kita bisa sampai dipasar Internasional. Kita juga terus optimis akan ada produk-produk lokal lainnya menyusul go ekspor," katanya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar