#organik#nonpestisida#pertanian#beritalampung

Prodi PTP Polinela Kembangkan Pertanian Organik

( kata)
Prodi PTP Polinela Kembangkan Pertanian Organik
PERTANIAN ORGANIK. Kebun pertanian organik Polinela yang dikembangkan oleh mahasiswa Prodi Produksi Tanaman Pangan Jurusan Budi Daya Tanaman Pangan. ISTIMEWA


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Konsep pembangunan sektor pertanian bukan hanya fokus pada peningkatan produktivitas, melainkan juga kualitas produk, keseimbangan ekosistem, dan keamanan pangan. Penggunaan pupuk kimia dan pestisida pada pertanian konvensional saat ini terbukti sangat merugikan.

"Tingkat kesehatan dan kesuburan lahan menurun dan terjadi resistensi terhadap hama dan penyakit. Selain itu, terbunuhnya hama nonsasaran, pencemaran lingkungan, dan residu bahan kimia berbahaya pada produk pertanian," kata Yuriansyah, selaku ketua Polinela Organic Farm, di kampus setempat, Jumat,13 September 2019.

Menurut dia, pertanian organik merupakan solusi pengembangan pertanian di masa depan. Saat ini mulai terjadi perubahan gaya hidup dan cara pandang masyarakat terhadap produk pertanian.

Masyarakat makin peduli nilai gizi, cita rasa, dan keamanan produk pertanian organik. Pertanian organik dapat memberi jaminan bahwa produk aman dikonsumsi, bernutrisi tinggi, dan ramah lingkungan.

"Pemerintah sangat mendukung pertanian organik, terbukti dengan adanya program Go Organic sejak 2010 dan pencanangan 1.000 desa organik pada 2015," kata dia.

Prodi Produksi Tanaman Pangan (PTP) Jurusan Budi Daya Tanaman Pangan Polinela mengembangkan pertanian organik di kebun praktik kampus. Di lahan seluas 5.000 m2, kebun praktik tersebut merupakan teaching farm itu didukung DRPM Kemenristek Dikti melalui kegiatan PKM Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) 2019.

"Teaching farm pertanian organik Prodi PTP menyediakan sayuran organik, pupuk organik padat, pupuk organik cair, pestisida nabati, dan bahan dekomposer hasil produksi sendiri," ujarnya.

Masyarakat yang ingin merasakan sensasi panen produk organik segar di tengah tanaman refugia dapat berkunjung di lokasi kebun pertanian organik Prodi PTP. 

 

Delima Napitupulu







Berita Terkait



Komentar