#bmtSyariah#ekbis#beritalampung

Prinsip BMT Motor Gerakan Ekonomi Syariah

( kata)
Prinsip BMT Motor Gerakan Ekonomi Syariah
Ilustrasi (Google image)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Baitul Mal wat Tamwil dinilai dapat menjadi motor penggerak ekonomi syariah di Lampung. Sebab, prinsip yang tertanam dalam keuangan Islam, yaitu gotong royong dan tolong menolong tertanam nyata dalam industri berbadan koperasi itu.

Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Lampung, Yuria Putra menjelaskan perbankan syariah saat ini tumbuh sangat pesat. Di tengah pertumbuhannya, sistem keuangan tersebut masih memiliki segudang prospek dan potensi yang baik. Dengan melihat umat muslim sebagai masyarakat mayoritas.

"Sekarang memang belum masif tumbuhnya, karena masih butuh sosialisasi dari pelaku ekonomi Islam sendiri dan didukung kesadaran menjalankan ajaran agama secara penuh. Kalau Islam mau dijalankan dalam kehidupan, maka konsep ekonomi Islam itu akan mudah berjalan," kata Yuria kepada Lampost.co, Kamis (13/12/2018).

Menurutnya, untuk saat ini kontribusi terbaik yang diberikan terhadap sistem keuangan syariah diberikan pada sektor koperasi syariah dan BMT. Bahkan, ditengah situasi ekonomi kapitalis yang sudah tumbuh dan mengakar di Indonesia selama ratusan tahun, ada setitik pergerakan dari sistem yang ditanamkan koperasi syariah.

"Ekonomi syariah di Indonesia ini motor pergerakannya ada pada koperasi dan BMT. Sebab, lembaga keuanga ini konsep gotong royong dan tolong menolong yang menjadi prinsip syariah dan itu tetap diterapkan," ujarnya.

Pada prinsipnya, kata dia, sistem kapitalis memiliki keterkaitan dengan syariah. Sebab, ekonomi Islam sudah diajarkan dan diwariskan rosul sejak belasan abad silam, sedangkan teori kapitalis baru tercetus pada 4 abad lalu.

IAEI terus berupaya dalam bentuk sosialisasi, dialog diskusi, dan seminar kepada semua unsur untuk mendorong mahasiswa beraktivitas mensosialisasikan pentingnya syariah dalam kehidupan. 

Effran Kurniawan

Berita Terkait

Komentar