#bibitikan#budidayaikan#perikanan#beritapringsewu

Pringsewu Kekurangan Benih Ikan

( kata)
Pringsewu Kekurangan Benih Ikan
Ilustrasi bibit ikan. Foto: Google Images

Pringsewu (Lampost co): Kabupaten Pringsewu masih kekurangan benih ikan dari berbagai jenis. Pasalnya untuk memenuhi bibit ikan, para pembudidaya ikan mencari bibit sampai ke Subang, Jawa Barat.

Ketua Unit Pelayanan Pengembangan Perikanan (UPP) Pringsewu Fajar Hermanto mengatakan di Pringsewu ada lokasi pembenihan/pembibitan ikan dengan kebutuhan benih ikan per tahunya mencapai  86 juta ekor dengan luas kolam sebanyak 1.070 ha.

Dia menambakan selama ini Subang mendapatkan pendapatan dari pembeli bibit ikan asal Lampung termasuk Pringsewu bisa mencapai Rp300-400 juta per bulan.

"Sangat disayangkan uang sebanyak itu tidak bisa kita ambil, padahal Pringsewu pasar besar untuk pembibitan ikan," kata Fajar, Kamis, 5 Maret 2020.

Atas dasar itulah Fajar dengan didampingi Dinas Perikanan ingin membangun pusat pembenihan ikan yang besar sehingga kebutuhan benih ikan di Pringsewu bisa dicukupi sendiri.

"Syukur-syukur bisa jual ke daerah lain," kata dia.

Dia menambahkan untuk membuat pusat pembenihan ikan dibutuhkan lokasi atau persawahan sekitar 20-30 ha, seperti yang ada di Subang, Jabar.

Disisi lain saat ini produksi ikan air tawar dengan luas lahan kolam 1.070 ha bisa menghasilkan 800 ton ikan per tahun, dengan kebutuhan pakan 1.100 ton atau perputaran uang sebesar Rp9-10 miliar per tahun.

"Artinya potensi petani ikan cukup besar dan menjanjikan, dan ini butuh dukungan pemerintah agar bisa lebih maju lagi," kata dia.

Fajar mengaku akan meminta dukungan ketua DPRD Suherman agar rencananya bisa dibantu dengan cepat. Apalagi, kata Fajar, ketua dewan juga memimpikan Pringsewu jadi sentra ikan air tawar.

Sementara itu, Kabid Perikanan dan Budidaya Dinas Perikanan Pringsewu Hairul Fallah mengatakan rencana membuat pusat pembenihan ikan bekerja sama dengan UPP memang sudah dibahas.

"Program membuat pusat pembenihan di Pringsewu karena kebutuhan benih ikan masih sangat kurang dan seringnya petani mencari benih ikan ke Jawa Barat," kata dia.

Dia mengatakan kekurangan benih ikan dalam setahunya sekitar 50 persen dari kebutuhan sebanyak 86 juta ekor per tahun.

Dia menambahkan sudah ada calon dua lokasi untuk pusat pembenihan ikan seperti Pekon Candiretno dan Tanjung Anom di Kecamatan Pagelaran. Dua Pekon tersebut memiliki potensi air yang melimpah sehingga tidak khawatir kekurangan air saat kemarau, sehingga pembenihan ikan terus berjalan.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar