#Pringsweu#DID#WTP

Pringsewu Dapat Dana Insentif Daerah Rp66,9 Miliar

( kata)
Pringsewu Dapat Dana Insentif Daerah Rp66,9 Miliar
Ilustrasi/Medcom.id.

PRINGSEWU (Lampost.co) -- Berhasil mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan pemenuhan empat kriteria, Pemkab Pringaewu mendapatkan dana insentif daerah (DID) dari pemerintah pusat sebesar Rp66,9 miliar.

Empat kreteria itu yakni; kesehatan fiskal pengolaan keuangan yang baik, indeks partisipasi kesehatan yang tinggi, indek partisipasi mandiri dibidang pendidikan, serta penangan infrastruktur.

Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kabupaten Pringsewu Supendi mengatakan, pemberian DID tersebut merupakan hadiah Pusat atas keberhasilan Pringsewu meraih WTP tahun 2018.

Menurutnya dana tersebut akan dikucurkan melalui anggaran murni 2020. Dengan demikian Pringsewu telah tiga kali menerima insentif yang sama, yakni Rp54 miliar hasil WTP 2015, Rp26 miliar (2016), kemudian Rp66,9 miliar (2018).

"Memang Pringsewu sudah 4 kali berturut turut meraih WTP yakni 2015, 2016, 2017 dan 2018, hanya saja WTP 2017 tidak mendapat dana insentif," ujar Supendi kepada Lampost.co, Jumat, 4 Oktober 2019.

Menurut Supendi, di Provinsi Lampung, Kabupaten Pringsewu, merupakan kabupaten yang menerima DID tertinggi. “Untuk meraih WTP terdapat sembilan item yang harus terpenuhi, dan Pringsewu memenuhi empat kreteria tersebut,” jelasnya.

Dia mengakui masih ada lima kreteria yang belum terpenuhi oleh Kabupaten Pringsewu. Kriteria itu meliputi perizinan, perencanaan, akip sakip, laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah (LPPD) serta penanganan sampah.

Lebih lanjut tambah Supendi, DID bisa dimanfaatkan untuk membangun atau memperbaiki kreteria yang belum terpenuhi untuk kategori yang memenuhi syarat WTP. "Artinya kita masih ada lima kreteria yang masih harus di perbaiki."

 

Widodo

Berita Terkait

Komentar