#beritalampung#beritalampungterkini#umkm#pringsewucraft1st

Pringsewu Craft 1st Ajang Pulihkan Ekonomi Masyarakat

( kata)
Pringsewu Craft 1st Ajang Pulihkan Ekonomi Masyarakat
Pj Bupati Pringsewu, Adi Erlansyah saat meninjau salah satu stand yang ikut Pringsewu Craft 1st di Pendopo Pringsewu, Kamis malam, 15 Desember 2022. Dok Kominfo Pringsewu


Pringsewu (Lampost.co) -- Laman Kementerian Perekonomian mencatat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berkontribusi 61,07% terhadap produk domestik bruto (PDB). Selain itu, mampu menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada. 

"Dampak dari pandemi Covid-19 selama dua tahun, 98 persen UMKM mengalami permasalahan demand shock dan supply shock, antara lain berkurangnya pesanan, kesulitan dalam pendistribusian, dan kesulitan dalam memperoleh bahan baku,” ujar Pj Bupati Pringsewu Adi Erlansyah saat membuka Pringsewu Craft 1st di Lapangan Pendopo Pringsewu, Kamis malam, 15 Desember 2022. 

Menurut Adi, 2022 menjadi tahun kebangkitan bagi para pelaku UMKM. Di Pringsewu terdata jumlah UMKM meningkat tajam yang berjumlah 24.779 pelaku usaha. 

Baca juga: Penyaluran Pupuk Subsidi 2022 Capai 88 Persen 

"Hal ini terjadi karena kreativitas masyarakat yang tumbuh dalam mempertahankan hidup pada saat pandemi lalu,” ujarnya. 

Pj Bupati menyampaikan saat ini Pringsewu telah memiliki klinik UMKM. Klinik bertugas membantu dan melayani para pelaku usaha untuk dapat memiliki legalitas usaha sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku agar kegiatan usaha yang dimiliki masyarakat dapat berkembang dan lebih maju. 

"Klinik UMKM merupakan kolaborasi antara perangkat daerah yang terdiri dari Disdukcapil, DPM PTSP Dinas Koperindag UMKM, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, serta Kantor Pelayanan Pajak, dan Kantor Kementerian Agama, yang kesemuanya siap memberikan pelayanan dan informasi bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Klinik UMKM ini hadir guna memberikan informasi serta solusi terhadap apa yang menjadi kendala atau hambatan bagi masyarakat," ujarnya. 

Terkait penyelenggaraan Pringsewu Craft 1st ini, Adi Erlansyah mengatakan kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama Pemkab Pringsewu dengan Dekranasda setempat sebagai upaya pemulihan ekonomi masyarakat. "UMKM menjadi prioritas pemerintah karena merupakan salah satu pilar penting dalam kebangkitan ekonomi nasional," katanya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar