#gantungdiri#bunuhdiri#beritalampung

Pria Tewas Gantung Diri di Rumah Pacar

( kata)
Pria Tewas Gantung Diri di Rumah Pacar
Ilustrasi. Foto: Google Images


Bandar Lampung (Lampost.co): Seorang pria ditemukan tewas dalam keadaan gantung diri, Minggu, 26 Januari 2020, sekitar pukul 22.15 WIB, di rumah yang terletak di Jalan H. Komarudin, Kampung Madiun, No. 26 RT 17 Lk. II, Kelurahan Rajabasa Raya, Kecamatan Rajabasa.

Pria itu bernama Deni Nopriyanto, 20, warga Jalan harimau, Kelurahan Sidodadi, Kedaton, Bandar Lampung. Korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa tergantung di kusen pintu dengan tali tambang berwarna kuning. Korban mengenakan kemeja motif kotak berwarna hijau dan celana jeans biru.

Ketua RT setempat Salidin membenarkan hal tersebut. Ia memaparkan rumah tersebut milik Dewi yang memiliki adik bernama Sisi Asri Utami yang berpacaran dengan korban.

"Kami dapat info dari yang punya rumah, kalau ada orang tergantung. Dia emang pacaran sama Sisi. Dia (korban) bisa masuk ke rumah, karena dia juga punya kunci," ujarnya saat dikonfirmasi Lampost.co, Senin, 27 Januari 2020.

Ia tak mengetahui secara pasti penyebab korban nekat gantung diri, namun informasi yang beredar diduga adanya rasa cemburu antara korban ke pacarnya, jadi penyebab Deni mengakhiri hidupnya.

"Waktu itu , nformasinya pacarnya lagi di Kalianda, jadi enggak dirumah itu. Terkait hubungannya lebih detil saya enggak tahu," katanya.

Sementara informasi yang didapat Lampost.co, awalnya korban datang ke rumah tersebut pada Minggu sekitar pukul 17.00 WIB, dengan menaiki sepeda motor jenis Yamaha Mio Hitam BD-3097-GM.

Korban mencari pacarnya, namun hanya bertemu dengan adik korban bernama Al Shifa.

Lalu korban yang diketahui berstatus duda tersebut masuk ke kamar pacarnya. Kemudian, sekitar pukul 22.00, Al Shifa sudah melihat korban dalam keadaan tergantung. Diduga korban sempat menelpon pacarnya sebelum mengakhiri hidupnya.

Kapolsek Kedaton Kompol Daud membenarkan hal tersebut. Sayangnya ia tak mau memaparkan motif kematian korban secara rinci.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar