#internasional#beritainternasional

Pria Meksiko Dihukum 208 Tahun Penjara karena Sekolah Roboh

( kata)
Pria Meksiko Dihukum 208 Tahun Penjara karena Sekolah Roboh
Hukuman penjara. Ilustrasi


Mexico City (Lampost.co) -- Pengadilan di Meksiko menjatuhkan hukuman 208 tahun penjara kepada seorang pria atas tuduhan pembunuhan pada 26 orang. Mereka yang tewas adalah anak-anak dari robohnya sekolah saat gempa kuat pada 2017 lalu.

Kantor jaksa agung Mexico City mengatakan, pria tersebut direktur konstruksi pengembang gedung yang menjamin keamanan struktur bangunan sekolah di Tlalpan, sebuah distrik di selatan ibu kota Meksiko.

"Tapi terdakwa tidak melakukan pengujian seperti yang disyaratkan meski ada penyimpangan dalam pembangunan gedung tersebut," kata jaksa dikutip dari Medcom, Jumat, 16 Juli 2021.

Kantor jaksa agung menyebut pria itu dengan nama Juan "N". Media lokal mengenalinya sebagai Juan Mario Velarde Gamez.

Pengadilan juga memerintahkan Velarde untuk membayar 377.450 peso (sekitar Rp276 juta) kepada setiap keluarga korban.

Sebanyak 19 anak dan tujuh orang dewasa tewas saat gedung sekolah swasta Enrique Rebsamen ambruk diguncang gempa magnitudo 7,1. Setidaknya, 369 orang tewas akibat bencana itu.

Jaksa penuntut mengatakan, pada saat itu mereka membuka penyelidikan tentang kemungkinan adanya tindak kriminal yang dilakukan pemilik gedung dan pengawas swasta dalam peristiwa itu.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar