#ratuelizabethii#ratuelizabethiiwafat#inggris#kerajaaninggris

Pria Inggris Didakwa UU Ketertiban Umum karena Keluar dari Antrean Pelayat Ratu Elizabeth II

( kata)
Pria Inggris Didakwa UU Ketertiban Umum karena Keluar dari Antrean Pelayat Ratu Elizabeth II
BELANGSUNGKAWA. Warga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Ratu Elizabet II dengan mengirimkan bunga di Green Park, London, Minggu, 8 September 2022. AFP/Brendan Smialowski


London (Lampost.co) -- Seorang pria di Inggris didakwa atas pelanggaran ketertiban umum. Dakwaan tersebut setelah pria tersebut keluar dari antrean pelayat dan mendekati peti jenazah Ratu Elizabeth II.

Pria itu diidentifikasi bernama Muhammad Khan dari Tower Hamlets di London timur. Khan didakwa melanggar Undang-Undang Ketertiban Umum.

"Muhammad Khan (28) dari Barleycorn Way, Tower Hamlets, didakwa pada Sabtu, 17 September 2022, dengan pelanggaran Pasal 4A Undang-Undang Ketertiban Umum," kata pernyataan Kepolisian Metropolitan London, dilansir dari BBC, Minggu, 18 September 2022.
 
"Ia akan hadir di Pengadilan Westminster Magistrates pada Senin, 19 September," sambung mereka.

Tayangan video streaming dari Westminster Hall terputus ketika insiden itu terjadi sekitar pukul 22.00 waktu setempat pada Jumat lalu. Khan merupakan orang kedua yang didakwa melakukan pelanggaran saat berada di antrean pelayat Ratu Elizabeth II.

Baca juga: Peti Jenazah Ratu Elizabeth II Tiba di Istana Buckingham

 Sebelumnya pada Rabu lalu, seorang pria berusia 19 tahun yang diidentifikasi sebagai Adio Adeshine, didakwa pasal kriminal usai membuka bajunya sendiri dan "mengganggu" para pelayat yang sedang mengantre di Victoria Tower Gardens.
 
Adeshine didakwa dengan dua tuduhan pelecehan seksual dan dua tuduhan melanggar perintah pencegahan bahaya seksual. Ia itu akan hadir di Pengadilan Southwark Crown pada 14 Oktober.
 
Pemerintah Inggris menyerukan orang-orang untuk tidak memaksakan diri bergabung dalam antrean peti jenazah Ratu Elizabeth II. Namun, warga tetap berdatangan dan antrean panjang pun terjadi dengan waktu antre hingga 24 jam lebih.
  
Puluhan ribu orang telah memberikan penghormatan di hadapan peti jenazah Ratu Elizabeth II secara tenang dan khusyuk. Mereka rela mengantre selama berjam-jam dalam gelap dan dingin untuk memberi penghormatan terakhir kepada pemimpin monarki terlama di Inggris tersebut.

Kematian Ratu Elizabeth II pada 8 September lalu di peristirahatan musim panasnya di dataran tinggi Skotlandia telah memicu luapan emosi di seantero negeri. Putra tertuanya, Charles, naik takhta menjadi Raja Charles III.
 
Setelah disemayamkan sejak Rabu lalu di Westminster Hall, Ratu Elizabeth II akan dimakamkan di Westminster Abbey pada Senin, 19 September 2022, besok.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar