#unila#prestasi

Prestasi Karomani Dua Tahun Jabat Rektor Unila

( kata)
Prestasi Karomani Dua Tahun Jabat Rektor Unila
Rekor Unila, Prof Karomani (Kanan) dalam acara refleksi dua tahun menjabat rektor, Kamis, 25 November 2021. Lampost.co/Umar Robani


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Universitas Lampung (Unila) menggelar refleksi dua tahun Prof Karomani menjabat sebagai rektor. Prof Karomani menyampaikan sejumlah prestasi dan target yang sedang dikembangkan.

Dalam kurun waktu dua tahun kepemimpinan Karomani, Unila telah mengukuhkan sebanyak 20 guru besar. Bahkan, 15 di antaranya dikukuhkan serentak dan mendapatkan piagam dari Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai kampus dengan pengukuhan guru besar terbanyak se-Indonesia.

"Dirancang ada 100 guru besar pada 2022 mendatang," kata dia, Kamis, 25 November 2021. 

Baca: Unila Beri Penghargaan 228 Mahasiswa Berprestasi Nasional-Internasional

 

Karomani juga berhasil menaikkan PNBP Unila hingga 40% dengan total Rp330 Milyar. Nilai itu juga menjadi pendapatan tertinggi dalam sejarah Unila. Ia menargetkan untuk menaikan angka tersebut hingga Rp400 milyar di 2022.

Menurutnya, pendapatan tersebut  akan difokuskan untuk transformasi Unila dari BLU menjadi PTN-BH.

Mantan Warek III Unila itu juga mengungkapkan, pihaknya telah memperluas akses pendidikan bagi anak daerah dengan mendorong pembiayaan melalui pemerintah kabupaten. Perluasan itu juga termasuk pada Fakultas Kedokteran yang selama ini juga sulit diakses oleh masyarakat menengah ke bawah.

"Prodi S1 Bahasa Lampung juga setelah selama ini sulit dibuka, akhirnya sudah menerima mahasiswa. Tidak hanya itu Unila juga membangun rumah adat Lampung Saibatin dan Pepadun di lingkungan kampus," kata dia.

Di bidang akademik berhasil meraih Akreditasi A untuk institusi Unila, 91% prodi dan jurusan terakreditasi A dan B, jumlah mahasiswa asing bertambah jadi 27 orang dari 8 negara. Ditambah lagi dengan peningkatan dalam jumlah paten atau HAKI, publikasi jurnal Q1, Q2, Q3, Q4, dan dokumen jurnal internasional. 

Kemudian Unila masuk dalam 10 Besar Perguruan Tinggi se-Indonesia dan 705 sedunia versi Scimago Institutions Rankings. Tidak berhenti di situ, Unila juga masuk dalam 14 Besar Perguruan Tinggi di Indonesia dan Peringkat 601-800, dari 1115 secara internasional.

"Berdasarkan penilaian Kemdikbud menggunakan Indikator Kerja Utama (IKU) Unila berada di peringkat 15 untuk PTN yang BLU," ujar Karomani.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar