#jokowi#pengarsipan

Presiden Minta Tinggalkan Pengarsipan Gaya Lama

( kata)
Presiden Minta Tinggalkan Pengarsipan Gaya Lama
Presiden RI, Joko Widodo. Dok


Jakarta (Lampost.co) -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong seluruh pengelola dokumen di Tanah Air untuk memanfaatkan teknologi digital dan meninggalkan pengarsipan gaya lama. Perbaikan pengelolaan arsip akan meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.

"Tinggalkan cara-cara lama dalam pengarsipan yang pengelolaannya tidak efisien, yang aksesnya lamban, butuh waktu lama, dan penyimpanan tersebar di mana-mana," ujar Jokowi dalam Peringatan ke-50 Hari Kearsipan dikutip dari akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis, 10 Juni 2021.

Kepala Negara menekankan inovasi pengarsipan tidak hanya dilakukan pengelola arsip pemerintahan. Pengelola arsip publik juga harus ikut menunggangi gelombang perubahan.

Bagi petugas arsip negara, perbaikan dan modernisasi tata kelola harus dilakukan demi mendukung penciptaan kebijakan yang tepat. "Arsip adalah landasan bagi pembuatan kebijakan sehingga harus dikelola secara maksimal," kata Jokowi.

Bagi pengelola arsip publik, upaya peningkatan pelayanan dibutuhkan untuk mendokumentasikan kekayaan budaya bangsa secara lengkap. Arsip harus terdokumentasi baik dan disajikan menarik.

"Sehingga akan menguatkan kecintaan dan kebanggaan kalangan generasi muda pada budaya bangsanya," ujarnya.

Indonesia tidak boleh tertinggal dari negara-negara lain yang sekarang memulai inovasi pengembangan manajemen arsip berbasis elektronik. Selain bisa melacak dan mengidentifikasi arsip dengan cepat, mereka juga menyiapkan alat registrasi untuk pelestarian arsip digital.

Keamanan juga harus menjadi perhatian utama dalam membangun sistem pengarsipan digital. Seluruh arsip digital harus dapat disimpan dalam jangka panjang dan mudah dipindahkan secara otomatis dari tempat penyimpanan.

"Membuat layanan arsip yang cepat harus menjadi prioritas. Arsip yang nyaman bagi publik harus disiapkan," tegas Jokowi.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar