#jokowi#mudik#lebaran

Presiden Larang Menteri Mudik dan Open House

( kata)
Presiden Larang Menteri Mudik dan Open House
Presiden Joko Widodo/Biro Pers Sekretariat Presiden.


Jakarta (Lampost.co) -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang seluruh Menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) mudik. Pembantu Presiden Jokowi diminta memberikan teladan yang baik untuk jajarannya dan masyarakat.

"Presiden Jokowi, Wapres (Ma'ruf Amin) semua menteri koordinator, menteri, kepala lembaga, tidak ada satu pun yang pulang kampung atau mudik lebaran," kata juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat, 23 April 2021.

Selain itu, Jokowi juga melarang menteri dan kepala lembaga menggelar buka puasa bersama dan open house saat lebaran nanti. Mereka diminta tetap di rumah.

"Teladan seperti itu diperlukan oleh masyarakat karena covid-19 ini masih mematikan," ujar Fadjroel.

Pemerintah melarang masyarakat mudik untuk mencegah penularan covid-19. Larangan ini berlaku mulai 6-17 Mei 2021.

Sebelumnya, Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut peningkatan kasus covid-19 saat libur panjang menjadi peringatan keras bagi pemerintah. Dari evaluasi disimpulkan, libur panjang terbukti meningkatan kasus secara signifikan.

Pada libur panjang Idul Fitri 2020 kasus meningkat 68 persen sampai 93 persen. Kemudian, pada libur Kemerdekaan RI kasus meningkat 58 persen sampai 119 persen.

Libur Maulid Nabi kasus meningkat 37 persen sampai dengan 95 persen. Lalu, libur Natal dan Tahun Baru kasus meningkat 37 persen sampai 78 persen.

Karena libur panjang, Indonesia pernah menghadapi lonjakan 10.000 kasus covid-19 per harinya. Pengalaman tersebut membuat pemerintah melarang mudik pada Lebaran 2021.

Winarko







Berita Terkait



Komentar