#acmilan#ligaeuropa#bodo/glimt

Prediksi AC Milan vs Bodo/Glimt: Tim Tamu Punya Rekor Mentereng

( kata)
Prediksi AC Milan vs Bodo/Glimt: Tim Tamu Punya Rekor Mentereng
Zlatan Ibrahimovic. Miguel Medina/AFP


Jakarta (Lampost.co) -- AC Milan wajib memetik kemenangan di babak ketiga kualifikasi jika ingin terus menjaga asa lolos ke Liga Europa 2020/2021. Di fase ini, I Rossoneri akan berhadapan dengan tim asal Norwegia, Bodo/Glimt, Kamis, 24 September atau Jumat dini hari nanti, 25 September 2020.
 
Perbandingan Kekuatan
Bertanding di San Siro, Milan di atas kertas lebih diunggulkan untuk menang. Selain unggul pengalaman, tim peraih tujuh titel Liga Champions itu juga memiliki materi pemain yang lebih baik.
 
Selain itu, Milan juga tengah dalam performa yang stabil. Sejak Serie A musim lalu kembali bergulir setelah dihentikan karena pandemi Covid-19, I Rossoneri belum pernah kalah. Total, Milan tak terkalahkan dalam 15 laga resmi, tidak termasuk laga uji coba.

Teranyar, tim besutan Stefano Pioli meraih kemenangan 2-0 saat menjamu Bologna pada pekan perdana Serie A Italia, Selasa, 22 September 2020.

Jika Milan tidak terkalahkan dalam 15 laga, Bodo/Glimt datang dengan rekor lebih mentereng. Tim asuhan Kjetil Knutsen tidak tersentuh kekalahan dalam 20 laga terakhirnya. Hebatnya, 18 laga di antaranya berakhir dengan kemenangan. 

Bodo/Glimt saat ini dijuluki sebagai RB Leipzig atau Atalanta di kompetisi teratas Liga Norwegia. Mereka tampil impresif dengan mengusung sepak bola menyerang. 

Klub yang musim lalu finis sebagai runner-up Liga Norwegia, saat ini tengah memimpin klasemen sementara. Peluang untuk juara kian terbuka lantaran mereka sudah memimpin 16 poin dari Molde dengan 12 pertandingan tersisa.

"Jika mereka belum terkalahkan di musim ini, itu karena mereka punya kualitas," ujar pelatih Milan, Stefano Pioli mengingatkan anak asuhnya agar tetap fokus selama pertandingan.

Hal yang tidak boleh diremehkan Milan adalah produktivitas gol Bodo/Glimt yang luar biasa. Mereka mencetak 65 gol dalam 18 laga di kompetisi Liga Norwegia musim ini. Jika dirata-rata, rasio gol Bodo/Glimt mencapai 3,6 gol per laga. Sebuah ancaman serius buat Gianluigi Donnarumma yang musim ini belum kebobolan.

Dalam perjalanannya lolos ke babak kualifikasi ketiga, Bodo/Glimt juga punya catatan yang impresif. Dalam dua laga kualifikasi melawan klub asa Lithuania, mereka membukukan sembilan gol dan hanya kebobolan dua gol. Di babak kualifikasi pertama, mereka menang 6-1 atas FK Kauno Zalgiris. Lalu membungkam FK Zalgiris 3-1 di babak kualifikasi kedua.

Pemain Kunci
Ada empat pemain di kubu Bodo/Glimt yang wajib diwaspadai Milan. Mereka adalah Jens Petter Hauge (winger), Philip Zinckernagel (gelandang), Kasper Junker (penyerang), dan Victor Boniface (penyerang).

Untuk tiga nama pertama, mereka tampil impresif musim ini di mana masing-masing sudah membukukan 10 gol atau lebih. Sementara Boniface sudah mengoleksi 9 gol dan bisa jadi senjata rahasia Bodo/Glimt dari bangku cadangan.

Dari keempat pemain di atas, nama Jens Petter Hauge tampaknya harus mendapatkan perhatian khusus dari Milan. Khususnya Davide Calabria. Hauge kerap bermain di posisi winger kiri, tapi bisa juga bermain sebagai gelandang serang.

Selain piawai membuka ruang lewat kecepatannya, pemain berusia 20 tahun ini juga tajam di depan gawang. Torehan 16 gol dalam 19 laga adalah buktinya. Tak heran, beberapa klub besar Eropa mulai melirik Hauge. Salah satunya adalah Manchester United.

Dari kubu Milan, Zlatan Ibrahimovic pastinya jadi pemain yang wajib diwaspadai kubu Bodo/Glimt. Meski sudah hampir berusia 39 tahun, Ibra masih bisa diandalkan baik dari segi fisik maupun kontribusi gol. Tiga gol yang dilesakkannya dalam dua pertandingan terakhir Milan sudah cukup membuktikan kapasitas pemain berjuluk Ibracadabra tersebut.

Selain Ibra, beberapa pemain seperti Hakan Calhanoglu, Frank Kessie, dan juga rekrutan baru Brahim Diaz juga bisa jadi pembeda buat Milan di laga ini. Khusus Diaz, andai dimainkan Pioli, pemain pinjaman dari Real Madrid tersebut bisa merepotkan Bodo/Glimt dengan skill individunya.

Update Kondisi Pemain
Stefano Pioli tengah dipusingkan dengan krisis pemain di lini belakang Milan. Leo Duarte harus dicoret dari daftar pemain pada menit-menit akhir karena dinyatakan positif Covid-19. Bek asal Brasil itu harus bergabung dengan Matteo Mussachio, Andrea Conti, dan kapten tim Alesio Romagnoli yang masih dibekap cedera.

Dengan demikian, praktis Pioli hanya memiliki dua pemain di posisi bek tengah, yakni Matteo Gabbia dan pemain veteran, Simon Kjaer. Keduanya bakal jadi andalan Milan di jantung pertahanan.

Di lini depan, Ante Rebic tidak bisa dimainkan dalam dua pertandingan ke depan lantaran harus menjalani sanksi larangan bermain yang dibawanya saat membela Eintracht Frankfurt musim lalu. Sementara Rafael Leao baru bergabung dengan skuat setelah sebelumnya menjalani karantina karena poisitif Covid-19.

Berbeda dengan Milan, pelatih Bodo/Glimt Kjetil Knutsen tidak memiliki masalah berarti dalam skuatnya. Ia siap menurunkan skuat terbaiknya karena bagi Bodo/Glimt, ini merupakan salah satu pertandingan terbesar yang pernah dimainkannya.

Head to Head
Setelah 24 tahun, Milan akhirnya kembali berjumpa dengan klub asal Norwegia di laga kompetitif. Sebelum melawan Bodo/Glimt, wakil Norwegia satu-satunya yang pernah dihadapi Milan adalah BK Rosenborg. Rekornya adalah sekali menang dan sekali kalah.

Momen tersebut terjadi pada babak grup Liga Champions musim 1996/1997. Tergabung di Grup D, Milan dipaksa menyerah 1-2 saat bertandang ke Norwegia pada leg kedua. Namun, pada pertemuan pertama di San Siro, Paolo Maldini dkk sukses menggebuk Rosenborg dengan skor telak 4-1.

Sementara bagi Boodo/Glimt, mereka sempat bertarung melawan tiga klub Italia, yakni Inter Milan, Sampdoria, dan Napoli di ajang Piala Winners. Dari enam laga, Bodo/Glimt hanya menang sekali, sementara lima sisanya berakhir dengan kekalahan. Total, Bodo/Glimt mencetak empat gol dan kebobolan 14 gol.

Satu-satunya kemenangan Bodo/Glimt diraih atas Sampdoria pada musim 1994/1995. Saat itu Bodo/Glimt menang dengan skor 3-2.

Prediksi Medcom:AC Milan (55% - 45%) Bodo/Glimt
 
Prediksi Susunan Pemain
AC Milan (4-2-3-1):
 Gianluigi Donnarumma, Theo Hernandez, Matteo Gabbia, Simon Kjaer, Davide Calabria, Ismael Bennacer, Franck Kessie, Alexis Saelemakers, Samu Castillejo, Hakan Calhanoglu, Zlatan Ibrahimovic.
 
Bodo/Glimt (4-3-3): Nikita Haikin, Alfons Sampsted, Marius Lode, Brede Moe, Fredrik Bjorkan, Sondre Brunstad Fet, Patrick Berg, Ulrik Saltnes, Philip Zinckernagel, Victor Boniface, Jens Petter Hauge.

Medcom









Komentar