#prancis#viruskorona

Prancis Konfirmasi Kematian Pertama Virus Korona

( kata)
Prancis Konfirmasi Kematian Pertama Virus Korona
Ilustrasi. (Getty Images)

Paris (Lampost.co) -- Menteri Kesehatan Perancis Agnes Buzyn mengonfirmasi kematian pertama virus covid-19 atau korona, Sabtu, 15 Februari 2020. Hal ini kasus kematian pertama di luar Asia.
 
Buzyn menyampaikan korban meninggal seorang turis warga negara Tiongkok berusia 80 tahun. Korban telah dirawat intensif sejak akhir Januari. Kondisinya semakin kritis dan memburuk dalam beberapa hari terakhir.
 
Enam orang terjangkit lainnya masih dirawat intensif di salah satu rumah sakit di Paris. Kondisi mereka masih stabil belum menunjukan gejala yang memburuk.

Salah satu yang dirawat adalah anak perempuan dari korban yang meninggal. Sementara sisanya warga negara Inggris yang tertular rekan senegaranya saat bermain di sebuah resor ski.
 
Perancis negara pertama di luar Asia yang mengonfirmasi kasus kematian virus korona. Dan menjadi negara keempat di luar Tiongkok setelah Filipina, Hongkong dan Jepang.
 
Prancis Konfirmasi Kematian Pertama Virus Korona
Petugas yang mengenakan pakaian pelindung bersiaga di stasiun kereta api di Beijing, 26 Januari 2020. (Foto: AFP/NOEL CELIS)
 
Data terakhir,Pemerintah Tiongkok melaporkan tambahan 116 kematian terbaru di Hubei, provinsi pusat penyebaran virus korona Covid-19, Jumat 14 Februari 2020. Total kematian akibat virus tersebut di seantero Tiongkok kini mencapai sedikitnya 1.483.
 
Sementara kematian di luar Tiongkok tercatat ada tiga, yakni masing-masing satu di Filipina, Hong Kong, Jepang dan Perancis.
 
Dikutip dari Al Jazeera, provinsi Hubei dan ibu kotanya, Wuhan, juga melaporkan adanya tambahan 4.823 kasus baru Covid-19 pada Jumat ini. Total kasus terkonfirmasi di Hubei kini 51.986, sedangkan untuk skala nasional mendekati 65 ribu.
 
Sedikitnya 27 negara telah mengonfirmasi kemunculan kasus virus korona Covid-19. Perancis mengonfirmasi ada 11 kasus virus korona.
 

medcom



Berita Terkait



Komentar