#PRAMUKA#BERITALAMPUNG

Pramuka Lampung Luncurkan Pasar Kuliner Tradisional

( kata)
Pramuka Lampung Luncurkan Pasar Kuliner Tradisional
Chusnunia Chalim selaku Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Lampung saat Soft Opening Pasar Kuliner Tradisonal (Sakura) Jumat Malam, 2 April 2021. (Foto:Lampost.co/Triyadi Isworo)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Gerakan Pramuka di Lampung meluncurkan Pasar Kuliner Tradisional (Sakura) kwartir daerah (kwarda) Lampung sebagai wadah pemuda untuk menyalurkan jiwa kemandirian, kepribadian tangguh, dan jiwa wirausaha. Sakura kwarda Lampung diharapkan menjadi pusat kuliner pramuka di Provinsi Lampung yang bisa dinikmati oleh semua kalangan, mulai dari kalangan remaja, pemuda, hingga orang dewasa. 

Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim selaku Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Lampung, mengatakan, dalam rangka meningkatkan kemandirian, inovasi, dan kreativitas gerakan pramuka, perlu adanya ide dan gagasan yang harus dilaksanakan. Selain pembentukan karakter bagi generasi muda, Pramuka juga harus memiliki kreativitas dan keterampilan. 

"Kemandirian dan inovasi baru merupakan hal yang amat penting. Kami juga telah sering mendengar perlunya generasi muda memiliki kemandirian, kepribadian yang kuat, bersemangat, ulet, pantang menyerah, disiplin, inovatif, serta mampu bekerja keras," kata Nunik, sapaan akrabnya, saat Soft Opening Pasar Kuliner Tradisonal (Sakura) Kwarda Lampung di Jalan Pramuka Komplek Kwarda Lampung, Jumat, 2 April 2021.


Menurutnya, dampak dari perubahan situasi, perkembangan kemajuan teknologi dan perubahan budaya kehidupan masyarakat menyebabkan sebagian generasi muda mudah memperoleh apa yang diinginkan. Generasi muda diharapkan dapat memiliki kemandirian dan memiliki kreativitas yang mampu bersaing dengan yang lain. Nunik menyebutkan generasi muda harus bisa menghilangkan hal-hal negatif untuk dapat mencapai tujuan dan cita-cita bangsa.


"Gerakan Pramuka hadir sebagai wadah pendidikan non formal berperan penting dalam membangun kemandirian karakter generasi muda yang memiliki kepribadian, akhlak yang mulia, mandiri, peduli, cinta tanah air, dan kecakapan hidup," ujarnya.

Selain itu, ia berharap semua pihak dapat berperan dalam penanggulangan Covid-19. Salah satunya dengan menjadi teladan di lingkungannya dalam mematuhi protokol kesehatan. Kader Pramuka diharapkan menjadi duta perubahan perilaku seperti kebiasaan menjaga kebersihan, termasuk rajin mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker bila keluar rumah, dan menjaga jarak di keramaian.

"Pramuka harus menjadi yang terdepan dalam gerakan kedisiplinan nasional dan gerakan kepedulian nasional. Kemudian juga harus sampai ke desa-desa," katanya.


Sementara itu, Ketua Panitia Pasar Kuliner Tradisonal, Sumarju Saini, mengatakan kwarda pramuka milik bersama dan terbuka untuk bersama. Ia mengatakan Sakura ini merupakan wadah untuk meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan inovasi menuju jiwa wirausaha. 

"Banyak pengusaha kuliner di Lampung yang ikut berpartisipasi seperti kuliner bakso, satai, minuman jus, kopi, siomai, empek-empek, burger singkong, pisang keju, mi ayam sehat, gorengan, minuman madu, dan sebagainya. Di bulan ramafan akan kami siapkan juga takjil dan permainan anak," ujar Sumarju. 


 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar