#pilpres2024#pemilu2024

PPP Dorong Pilpres 2024 Diikuti 3 Paslon

( kata)
PPP Dorong Pilpres 2024 Diikuti 3 Paslon
Wakil Ketua Umum (Waketum) PPP Arsul Sani. Dok MI


Jakarta (Lampost.co) -- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memiliki misi khusus pada perhelatan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Partai berlambang Ka'bah itu ingin kontestasi pemimpin nasional itu menghadirkan tiga pasangan calon (paslon).

"Kami (PPP) perlu mendorong Pilpres 2024 diikut lebih dari dua pasang, meski konsekuensinya nanti ada putaran kedua," kata Wakil Ketua Umum (Waketum) PPP Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 4 Juni 2021.

Wakil Ketua MPR itu menyebut setidaknya ada beberapa alasan kuat. Salah satunya memperbaiki kualitas pemilu. Dia menyebut kualitas dua pilpres terakhir kurang baik. Sebab, hanya menghadirkan dua paslon.

Akibatnya, polarisasi di tengah masyarakat terjadi. Pemulihannya juga cukup sulit. "Potensi pembelahan masyarakat yang terjadi kalau pilpres diikut dua pasang, recovery cost-nya, biaya pemulihannya sangat mahal by social," ungkap Arsul.

Di sisi lain, dia menilai Indonesia butuh persatuan dan kesatuan menghadapi berbagai tantangan yang ada. Jangan sampai, energi bangsa habis percuma akibat perpecahan tersebut.

"Banyak hal energi-energi bangsa ini yang harusnya dijadikan produktivitas tapi menjadi hal-hal yang tidak produktif karena keterbelahan," sebut Arsul.

Hal itu akan ditawarkan PPP kepada partai lain. Meskipun ada potensi putaran kedua yang hanya diikuti dua paslon, setidaknya Pilpres 2024 sudah melewati putaran pertama tanpa pembelahan yang tajam.

"Maka rasanya Pilpres 2024 itu secara kualitas akan lebih baik itu yang kami yakini hari ini," ujar dia.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar