pertanianlampungbarat

Lampung Barat Paceklik PPL

( kata)
Lampung Barat Paceklik PPL
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Liwa (Lampost.co) -- Lampung Barat hingga saat ini masih kekurangan tenaga penyuluh pertanian lapangan (PPL) hingga membuat satu penyuluh menangani dua atau tiga pekon. PPL yang ada sekarang berjumlah 74 orang.

Kepala UPT Balai Pelaksana Penyuluh Pertanian Lampung Barat Basuki mengatakan hingga saat ini jumlah penyuluh pertanian hanya 74 orang. Mereka terdiri dari 37 penyuluh berstatus PNS, 37 PPL harian lepas dan PPL tenaga bantu.

“Sementara untuk idealnya adalah 1 orang penyuluh menangani 1 pekon. Namun, karena kekurangan tenaga, sampai saat ini ada penyuluh yang terpaksa menangani 2-3 pekon,” ujarnya, Rabu, 4 Desember 2019.

Pihaknya sudah sering mengajukan penambahan tenaga penyuluh. Namun sampai saat ini belum ada realisasinya.

Selain kekurangan tenaga penyuluh, petugas juga masih minim fasilitas pendukung operasional, terutama kendaraan roda dua. “Hingga saat ini dari 74 tenaga penyuluh itu, baru 16 orang yang telah memiliki kendaraan dinas roda dua. Sedangkan sisanya menggunakan kendaraan sendiri,” katanya.

Jumlah PPL yang hanya 74 orang ini tentu sangat berdampak kepada pelayanan dan pembinaan terhadap kelompok tani. Terlebih kondisi wilayah Lambar yang jarak tempuh dari satu pekon ke pekon lainnya cukup jauh.

“Kondisi yang ada membuat pelayanan dan pembinaan kami kepada para petani menjadi kurang maksimal. Sebab, jarak yang harus ditempuh PPL yang menangani dua atau tiga pekon berjauhan,” katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar