#PPKM#COVID19

PPKM Indonesia Diperpanjang Sampai 7 November karena Booster Masih Rendah

( kata)
PPKM Indonesia Diperpanjang Sampai 7 November karena Booster Masih Rendah
Ilustrasi


Jakarta (Lampost.co) -- Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali hingga 7 November 2022. Seluruh daerah kini berada pada PPKM level 1.

"PPKM diperpanjang salah satu alasannya karena masih rendahnya capaian vaksinasi covid-19 dosis ketiga atau booster," ujar Direktur Jenderal Bina Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal Z.A melalui keterangan tertulis, Selasa, 4 Oktober 2022.

Safrizal memerinci total capaian vaksinasi dosis satu 204. 618.410 orang (87,2 persen) per 3 Oktober 2022. Sementara, vaksin dosis kedua 171.229.832 orang (72,97 persen), dan dosis ketiga/booster baru 63.703.003 orang (27.15 persen).

"Dari total sasaran 234.666.020 Orang. Inilah masalah yang kita hadapi sehingga pemerintah tetap melakukan perpanjangan PPKM," ujar dia.

Ia mengatakan meskipun seluruh daerah berada pada Level 1, kewaspadaan dalam pengawasan dan pengendalian covid-19 mulai dari Level desa/kelurahan sampai tingkat kabupaten/kota tetap harus dilakukan. Supaya kesiapsiagaan menjaga aktivitas yang aman tetap bisa terjaga.

"PPKM adalah salah satu bentuk kesiapsiagaan dan kewaspadaan itu," ungkap dia.

Ia mengungkapkan penentuan level kabupaten/kota tetap berpedoman pada Indikator Transmisi Komunitas pada Indikator Penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan Sosial dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19 yang ditetapkan Menteri Kesehatan. Serta, pertimbangan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Safrizal mengatakan kasus covid-19 sudah terkendali dalam beberapa bulan terakhir, namun kondisi itu juga dibarengi dengan aktivitas masyarakat yang mulai normal seperti sebelum pandemi. Ia mengingatkan bahwa kenaikan kasus dapat terjadi kapan saja.

"Kami terus menyampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan di daerah baik dari Pemerintah, Forkompimda, TNI/Polri, ataupun pra pemangku kepentingan lainnya untuk terus menjalin kerjasama baik dalam penegakan protokol kesehatan  untuk menjaga kondisi pandemi yang semakin membaik," ujar Safrizal.

Safrizal meminta para kepala daerah untuk terus melakukan dukungan percepatan pelaksanaan booster, penggunaan PeduliLindungi saat memasuki tempat tempat umum secara proaktif, terfokus, dan terkoordinasi serta tetap menjaga prokes pada tempat tempat tertentu sebagai wujud pencegahan.

Kebijakan perpanjangan PPKM di Indonesia ini tertuang Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 45 tahun 2022 dan Inmendagri Nomor 46 tahun 2022. Keputusan ini diteken Senin, 3 Oktober 2022.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar