#Bansos#AkidiTio

PPATK Sudah Curiga Keluarga Akidi Tio Bakal Sumbang Dana Rp2 Triliun

( kata)
PPATK Sudah Curiga Keluarga Akidi Tio Bakal Sumbang Dana Rp2 Triliun
Ilustrasi uang. Medcom.id


Jakarta (Lampost.co) -- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sudah curiga saat pertama kali keluarga besar almarhum Akidi Tio berencana menyumbangkan dana penanganan covid-19 sebesar Rp2 triliun. Transaksi keuangan keluarga Akidi langsung ditelusuri.

 "Kalau istilah lembaga intelijen keuangan selalu bandingkan profile dengan kemampuan keuangan. Jadi kita melihat ada situasi yang aneh antara profile yang bersangkutan dengan jumlah Rp2 triliun, ini menimbulkan kecurigan, karena profilenya tidak cocok," ujar Kepala PPATK Dian Ediana Rae dalam program Crosscheck #FromHome by Medcom.id bertajuk "Geger Saldo Akidi Tio", Minggu, 8 Agustus 2021.

Dian menyebut umumnya seseorang yang menyumbangkan dana dalam jumlah besar untuk bantuan sosial berasal dari konglomerat ternama. Sedangkan, nama Akidi Tio asing di telinga.

Kecurigaan makin bertambah saat dana diserahkan melalui Kapolda Sumatra Selatan Irjen Eko Indra Heri. Padahal, dana itu ditujukkan untuk penanganan covid-19.

 "Ini kebetulan yang menerima pejabat publik dalam hal ini Kapolda Sumsel. Buat PPATK pejabat daerah lakukan suatu kegiatan perekonomian tertentu dengan jumlah yang besar menimbulkan otomotis perhatian kita," tutur dia.

 Sebelumnya, keluarga almarhum Akidi Tio melalui perwakilan keluarga mereka di Palembang Hardi Darmawan memberikan bantuan senilai Rp2 triliun.  Bantuan ini diterima langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru dan Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri di Mapolda Sumsel, Senin, 26 Juli 2021.

 Belakangan, uang yang disumbangkan tak ada. Terkait itu keluarga Akidi mesti berurusan dengan pihak kepolisian.

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar