#pajak#pemkotbandarlampung

Potensi Pajak Bakso Sony Capai Rp400 Juta Sebulan

( kata)
Potensi Pajak Bakso Sony Capai Rp400 Juta Sebulan
Kantor BPPRD Kota. Lampost.co/Deta


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandar Lampung menilai potensi pajak bakso Sony diperkirakan sebesar Rp400 juta per bulan.  

Kepala BPPRD Kota Bandar Lampung, Yanwardi, mengatakan selama ini setoran pajak yang diterima Pemkot dari manajemen bakso Sony hanya Rp150 juta per bulan. 

"Dari 18 gerai bakso Sony yang ada estimasi perkiraan pajak yang dapat disetorkan ke Pemkot sebesar Rp400 juta per bulan, tetapi yang disetor hanya sekitar Rp150 juta," ujar Yanwardi, Senin, 5 Juli 2021.  

Menurut dia, sejak Pemkot berlakukan penggunaan tapping box mulai 2018, pihak bakso Sony tidak maksimal menggunakannya. Alat tersebut selalu dimatikan dan hanya menggunakan cash register.  

Dengan demikian, Pemkot tidak mengetahui setoran pajak yang rutin dilakukan itu sesuai atau tidak dengan hasil pendapatan. "Sejak awal kami selalu lakukan pendekatan persuasif agar maksimal menggunakan tapping box, tetapi terakhir Pemkot panggil mereka (bakso Sony) tidak hadir," kata dia.  

Untuk itu, terakhir Pemkot menindak tegas dengan menutup sementara gerai-gerai bakso Sony. "Ada beberapa tempat usaha yang disegel sebelumnya, sekarang mulai buka, termasuk hotel. Pada intinya jika mau menandatangani pakta integritas dan membayar pajak persoalan bisa diselesaikan," kata dia.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar