#garam#potensial#beritalampung#ekbis

Potensi Garam di Lampung Menjanjikan 

( kata)
Potensi Garam di Lampung Menjanjikan 
Pelatihan pembuatan garam di Pesisir Barat. (Foto:dok.Lampost.co)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Provinsi Lampung memiliki potensi produksi garam yang sangat baik, terutama di wilayah pesisir. Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat telah melakukan upaya tersebut dengan mendatangkan ahli dair Tegal.  Masyarakat Pesisir Barat dilatih selama seminggu untuk bertani garam. 

"Uji coba masih menggunakan cara yang sederhana, jadi masih ditambak di darat dan disungkup, masih dengan sistem tradisional, "kata Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut Dinas Perikanan dan Kelautan Lampung Chandra Murni, Rabu (14/11/2018).

Ternyata produksi cukup baik. Kadar yodium yang dihasilkan sebesar 28 ppm, meski  idealnya 30 ppm.  Maka untuk mencapai 30 ppm perlu upaya lebih maksimal dengan perlakuan dan teknologi yang mutakhir. 

Di Pesisir Barat uji coba produksi dilakukan di lima bak,  tiap bak seluas 5x5.  Sebulan,  masyarakat bisa produksi 200 kg dengan perlakuan tradisional. Proses tersebut dilakukan sejak April 2018.  

"Begitu mendengar informasi ini,  kabupaten lain menyambut baik, Lampung Timur,  Lampung Selatan,  Bandar Lampung,  Pesawaran, dan beberapa kabupaten lainnya," paparnya. 

Di awal produksi,  garap tersebut hanya dihargai Rp600 per kg namum sekarang Rp900 per kg dan sudah ada yang memesan. 

"Kedepan  Pemerintah Provinsi Lampung  akan adakan pelatihan sehingga para petani garam bisa meningkatkan kompetensinya dan tidak hanya di Pesisir Barat," paparnya. 

Namun, kendala yang dihadapi yaitu cuaca yang tidak menentu. 
"Di Lampung kendala nya cuaca dan curah hujan tinggi mengganggu produksi garam,"imbuhnya. 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar