#mositakpercaya#ketuadewan#tubaba

Ponco Nugroho Dilarang Memimpin Rapat Dewan

( kata)
Ponco Nugroho Dilarang Memimpin Rapat Dewan
Ketua F-PDIP DPRD Tubaba, Nadirsyah didampingi Ketua DPRD Tubaba, Ponco Nugroho dan anggota fraksi, Ansori memberikan keterangan pers. (Foto:Lampost/Merwan)


Panaragan (Lampost.co)--Lima dari enam Fraksi di DPRD Tulangbawang Barat (Tubaba) akan melayangkan surat ke Badan Kehormatan (BK) terkait mosi tidak percaya terhadap ketua DPRD setempat.


Surat tersebut untuk mendesak Fraksi-PDIP agar segera menindaklanjuti keluhan para anggota terkait dengan  kinerja Ponco Nugroho sebagai ketua DPRD Tubaba sesuai dengan surat mosi tidak percaya yang telah dilayangkan kepada F-PDIP, Senin 6 Juni 2022.

Kelima fraksi yang melayangkan mosi tidak percaya  tersebut yakni Fraksi Demokrat, Hanura Parindo, Gerindra, Nasdem, dan fraksi Amanat Kebangsaan.

"Semua fraksi diluar PDIP tidak lagi mengakui Ponco Nugroho sebagai ketua dewan. Kami menilai dia tidak bisa mengayomi anggota. Banyak jadwal kegiatan didewan terbengkalai karena harus menyesuaikan dengan kegiatan dia,"ujar ketua Fraksi Hanura dan Parindo, Sudirwan kepada Lampost, Selasa 7 Juni 2022.

Ketua Komisi II DPRD Tubaba ini mengakui berdasarkan kesepakatan dalam rapat lintas fraksi dan komisi, Senin, 6 Juni 2022, seluruh fraksi tidak memperbolehkan Ponco untuk memimpin rapat-rapat di dewan termasuk rapat paripurna. 

"Kalau dia yang memimpin rapat kami tidak akan menghadiri rapat. Mosi tidak percaya ini puncak dari semua persoalan yang terjadi di DPRD Tubaba," ujarnya.

Hal senada dikatakan, Wakil Ketua DPRD setempat, Busroni. Dia mengatakan semua fraksi meminta F-PDIP segera mengambil sikap terkait dengan keluhan para anggota dewan tersebut. 
"Semua Fraksi meminta Ponco diganti. Soal sosok penggantinya kami serahkan sepenuhnya kepada PDIP. Intinya, anggota tidak percaya lagi dengan kepemimpinan Ponco," ujar Ketua DPC Partai Demokrat Tubaba itu.

Hal fatal yang terjadi di DPRD setempat, kata Busroni, penandatangan hasil evaluasi APBD selama kepemimpinan Ponco tidak melibatkan unsur pimpinan dan komisi. 
"Banyak kegiatan didewan ini yang dilakukannya sendiri tanpa melirik kanan-kiri. Kami selaku wakil ketua saja tidak pernah dapat pelimpahan tugas karena semua bisa dikerjannya sendiri termasuk penandatangan evaluasi APBD," ujarnya.

Ketua Fraksi PDIP, Nadirsyah membenarkan terkait dengan mosi tidak percaya tersebut. Sesuai mikanisme, fraksi akan menyerahkan persoalan tersebut kepada partai. "Kami di DPRD inikan perpanjangan partai. Makanya, surat mosi tidak percaya ini  langsung kami serahkan kepada partai," kata dia.

Sementara itu, ketua DPC PDI Tubaba, Ponco Nugroho didampingi wakil ketua bidang kehormatan dan Organisasi, Marji mengatakan partai akan menindaklanjuti persoalan tersebut dalam rapat partai. Terkait dengan permintaan pegantian ketua, partai juga akan menyerahkan sepenuhnya dengan pimpinan partai ditingkat provinsi dan pusat.

"Yang pasti masalah ini akan segera ditindaklanjuti. Untuk keputusannya tetap menjadi kewenangan DPD dan DPP," katanya.

Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar