#tawuran#mediasi#sekolah

Polsek Telukbetung Utara Mediasi Cegah Tawuran Dua SMP

( kata)
Polsek Telukbetung Utara Mediasi Cegah Tawuran Dua SMP
dok Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kapolsek Telukbetung Utara Kompol Indra Herliantho Denis akan kembali melakukan mediasi antara SMPN 15 dan SMPN 18 untuk mencegah tawuran. "Besok kita rembuk pekon kan, kita mediasi lagi, baru dapat informasi dari babimkamtibmas, tadi enggak ada tawuran, mungkin ada beberapa siswa SMP 15 datang, tapi langsung kita cegah," ujarnya, Jumat, 13 Desember 2019.

Beberapa hari lalu Polsek Telukbetung Utara telah mendamaikan kedua belah pihak, sehingga tawuran pun dapat dicegah. "Nah kayaknya dewan guru SMPN 15 enggak sampaikan ke siswa hasil pertemuan dan mediasi sebelumnya, tapi kami pastikan tidak ada sifatnya tawuran, semua sudah kita cegah dan antisipasi," paparnya.

Pada Jumat, 13 Desember 2019 pukul 11.00 WIB puluhan siswa SMP 15 Bandar Lampung dikabarkan melakukan penyerangan, bahkan pelemparan batu ke SMP 18 Bandar Lampung. Akibat peristiwa tersebut sekitar 20-an siswa melarikan diri, sedangkan 4 siswa SMPN 15 Bandar Lampung sempat diamankan pihak sekolah.

Namun, informasi tawuran tersebut dibantah oleh Kepala Sekolah SMPN 18 Bandar Lampung Suliana. "Itu enggak tawuran, saya jamin kita juga enggak tahu kenapa ini rombongan siswa SMP 15 bisa ke sekolah," ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya sempat meminta keterangan siswa tersebut dan memanggil aparat agar tak terjadi hal yang diinginkan. "Jadi saya pastikan enggak ada tawuran, ini kesalahpahaman saja antara siswa, karena masih anak-anak," katanya

Ia tak mengetahui pemicu masalah ini, namun dari informasi yang didapat, adanya pertengkaran soal wanita, antara siswa.

"Katanya soal cewek, tapi enggak tahu juga ya itu tadi ada pihak SMPN 15 yang datang. Katanya mereka juga bakal manggil siswanya, kalau saya tanggung jawab sama siswa saya tidak ada upaya-upaya tawuran," katanya.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar