curat

Polsek Sukoharjo Tangkap Pelaku Curat

( kata)
Polsek Sukoharjo Tangkap Pelaku Curat
Tersangka curat AH (52) diamankan Sat Reskrim Polsek Sukoharjo bersama tim Tekab 308 Polres Pringsewu. (Dok. Polres)


Pringsewu (Lampost.co) -- Pelaku pencurian dengan pemberatan berinisial AH (52), warga Pekon Pandan Sari, Kecamatan Sukoharjo, diamankan anggota Reskrim Polsek Sukoharjo bersama tim Tekab 308 Polres Pringsewu, Jumat, 8 Januari 2021 dini hari WIB. 

Penangkapan pelaku curat yang mengaku sudah beraksi di sembilan TKP dilakukan sekitar pukul 02.30 WIB di kediamannya tanpa perlawanan. 

Kapolsek Sukoharjo Iptu Musakir mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, menyatakan penangkapan tersangka awalnya karena adanya laporan korban atas kasus pencurian handphone merk Oppo F3 di rumah korban Ramli Wardani (52) di Pekon Pandan Sari, Kecamatan Sukoharjo. 

Penangkapan merupakan tindaklanjut laporan korban dengan Nomor: LP / B-229 / X / 2020 / POLDA LPG / RES SEWU / SEK SUKO tanggal 29 Oktober 2020. Tetapi setelah dilakukan pengembangan, ternyata pelaku sudah beberapa kali melakukan pencurian di beberapa TKP lainnya.

“Tersangka mengaku sudah sembilan kali dalam kurun waktu 2019-2020," kata Iptu Muzakir. 

Dia menjelaskan sembilan TKP yang sudah pernah dilakukan pencurian yakni delapan TKP di Pekon Pandan Sari dan satu TKP lain berada di Pekon Panggung Rejo, Kecamatan Sukoharjo. 

“Dari hasil pengakuan tersangka lokasi yang menjadi sasaran adalah warung kelontongan, toko bangunan, dan rumah warga, dengan barang yang diambil meliputi uang, barang elektronik, dan juga barang kebutuhan rumah tangga,” ungkapnya. 

Kapolsek menambakan aksi pencurian yang dilakukan karena terdesak kebutuhan sehari-hari dan sebagian untuk berjudi. 

Saat ini polisi juga sudah mengamankan pelaku dan barang bukti berupa 1 unit HP merk OPPO F3, 1 unit sepeda motor, 1 bilah senjata tajam jenis pisau, 1 buah tang, 1 buah tas serta sejumlah alat kebutuhan rumah tangga.

Menurut Kapolsek saat ini tersangka terus dilakukan pemeriksaan dan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar