#pencurian#kriminal

Polsek Pugung Menggulung Pencurian Bersama Penadah

( kata)
Polsek Pugung Menggulung Pencurian Bersama Penadah
Sepeda motor yang dibeli pelaku dari hasil mencuri. Dok.


Kotaagung (Lampost.co) -- Tim Reskrim Polsek Pulaupanggung menciduk pelaku pencurian dengan modus membobol rumah dan penadah barang hasil curian. Tersangka pencurian bernama Akhirudin (27) ditangkap di Pekon Rantautijang pada Senin, 2 Oktober 2020, sedangkan tersangka penadahan bernama Reli Sapuan Agus (33), warga Dusun Cilancar Pekon Rantautijang, Pugung.

Penangkapan ini berdasarkan hasil penyelidikan atas informasi masyarakat terkait laporan pencurian yang dialami korban Ibnu (47), warga desa setempat, pada 30 Oktober 2020. Pihak kepolisian juga mengamankan satu unit ponsel Xiaomi Redmi Not 4A milik korban dan sepeda motor hasil pembelian dari uang curian.

Menurut Kapolsek Pugung Polres Tanggamus Ipda Okta Devi, kedua tersangka  ditangkap di rumahnya masing-masing atas bantuan warga setempat. Dalam penyelidikian perkara ini, turut melibatkan keluarga tersangka maupun korban. Berdasarkan keterangan warga selama ini tersangka memang dikenal sangat meresahkan.

"Dalam proses penyelidikan kami dibantu keluarga tersangka sehingga keduanya diidentifikasi dan langsung dibawa ke Polsek Pugung guna proses penyelidikan," kata Kapolsek mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, Selasa, 3 November 2020.

Sementara kronologis pencurian terjadi pada Jumat, 30 Oktober 2020, sekitar pukul 12.00 WIB. Pada saat kejadian rumah korban dalam keadaan kosong karena istrinya pergi ke tempat hajatan sejak pukul 09.00. Sedangkan korban sedang berada di kolam ikan.

Istri korban dikejutkan dengan kondisi gorden jendela depan dan pintu kamar serta pintu belakang sudah terbuka semua ketika sesampainya di rumah sekitar pukul 12.30 WIB. Istri korban lalu memeriksa kondisi kamar tidur dan melihat semua baju yang berada di dalam lemari sudah berantakan.

"Korban mendapati uang dan dompet yang berada di dalam lemari sudah tidak ada," katanya.

Atas kejadian ini korban mengalami kerugian uang Rp20 juta, surat-surat, ponsel Xiaomi dan Nokia. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Mapolsek Pugung.

Berdasarkan keterangan, kedua tersangka memiliki peran berbeda dengan Akhirudin yang mencuri dan Reli Sapuan Agus menyimpan uang hasil curian serta menyembunyikan tersangka. 

Atas perbuatannya, tersangka Akhirudin dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman maksimal 7 tahun dan Pasal 480 KUHPidana ancaman 4 tahun kepada penadah. 

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar