pencurian

Polsek Gadingrejo Bekuk DPO Kasus Pencurian

( kata)
Polsek Gadingrejo Bekuk DPO Kasus Pencurian
Jajaran Polsek Gadingrejo amankan pelaku curat berinisial HS, Sabtu (30/5/2020). Dok

PRINGSEWU (Lampost.co) -- Unit Reskrim Polsek Gadingrejo menangkap HS (29) dalam kasus pencurian dengan pemberatan yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak Juni 2019. Warga Pekon Tambahrejo Barat Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu itu diamankan pada Sabtu, 30 Mei 2020.

Kapolsek Gadingrejo Iptu Anton Saputra mewakili Kapolres Pringsewu AKBP. Hamid Andri Soemantri, Selasa, 2 Juni 2020, menyatakan HS adalah satu dari tiga pelaku pencurian dengan pemberatan yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak Juni 2019.

"Pelaku ditangkap saat yang bersangkutan sedang pulang ke rumah kakak kandungnya di Pekon Tambahrejo Barat Kecamatan Gadingrejo Sabtu malam, 30 Mei 2020, pukul 19.30 wib," kata dia.

Menurut kapolsek, penangkapan HS didasarkan atas laporan korban Ahmad Rifai (35), warga Jalan Kh Gholib Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu pada 22 Juni 2019. Berdasarkan laporan korban, dijelaskan bahwa di warung tempatnya berjualan mie ayam/pangsit telah terjadi pencurian 4 buah tabung gas elpigi ukuran 3 kg.

"Pencurian itu dilakukan oleh tiga pelaku: NN, HS dan BD. Pelaku NN sudah menjalani proses hukum (Vonis), kemudian pelaku HS baru kami tangkap. Sementara pelaku BD masih dalam pengejaran," ungkapnya.

Dia menjelaskan pencurian yang ketiga pelaku dengan modus HS membantu pelaku NN dan BD masuk ke dalam warung/ruko dengan memanjat tembok pagar samping dan berjaga-jaga diluar, pelaku NN dan BD berperan masuk kedalam warung dan mengambil 4 buah tabung gas. Selanjutnya ketiga pelaku tersebut bersama-sama menjual 4 buah tabung gas tersebut seharga Rp300 ribu, dan setiap pelaku mendapatkan bagian Rp100 ribu.

Untuk proses hukum selanjutnya terhadap pelaku HS dii jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Winarko



Berita Terkait



Komentar