#polri#keamanan

Polri Diminta Lebih Profesional di 2020

( kata)
Polri Diminta Lebih Profesional di 2020
Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni (kanan). Istimewa

Jakarta (Lampost.co) -- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) diminta lebih profesional pada 2020 melalui kinerja-kinerja penegakan hukum, khususnya yang bersinggungan langsung dengan rasa keadilan masyarakat. Dengan demikian, anggota Polri bisa menjadi pengayom dan pelindung masyarakat yang profesional.

"Rencana membentuk lebih banyak polsubsektor (kepolisian subsektor), polsek, dan polres di berbagai wilayah merupakan langkah yang baik. Diharapkan masyarakat semakin mudah mendapat pelayanan hukum," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni melalui keterangan tertulis, Rabu, 1 Januari 2020.
 
Bendahara Umum Partai NasDem ini optimistis kepercayaan terhadap lembaga yang dipimpin Jenderal Idham Azis ini akan semakin diapresiasi masyarakat. Dengan catatan, Polri konsisten mendorong profesionalisme.

Optimisme ini muncul mengacu pada paparan capaian dan evaluasi lewat catatan akhir tahun 2019 Polri yang dilansir pekan lalu. Polri telah melakukan penindakan terhadap 1.287 anggotanya yang melanggar kode etik profesi sepanjang 2019. Jumlah itu meningkat 7 persen dari tahun sebelumnya, yakni 1.203 pelanggaran.
 
"Saya memaknai data ini sebagai gambaran keseriusan Polri membenahi perilaku-perilaku jajarannya yang tidak profesional dalam menjalankan tugas," katanya.
 
Dia mengapresiasi penerapan sistem reward and punishment bagi jajaran Polri. Tak sekadar menjatuhkan sanksi, Polri juga mengganjar penghargaan bagi 1.766 anggotanya yang dinilai optimal menjalankan tugas.
 
Buah dari penerapan sistem ini, kata dia, Polri mampu menekan angka penyalahgunaan narkoba. Tercatat, di sepanjang 2019, Polri menangani 30.884 kasus, menurun 19,5 persen dibanding 2018 yang mencapai 45.048 kasus.
 
Begitu pula jumlah kejahatan tindak pidana korupsi (tipikor). Polri menangani 1.504 kasus pada 2019, meningkat dibandingkan dengan 2018 yang 1.472 kasus.

Medcom



Berita Terkait



Komentar