#pajak#pemkotbandarlampung

Tempat Usaha Penunggak Pajak Terancam Pidana

( kata)
Tempat Usaha Penunggak Pajak Terancam Pidana
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Resky Maulana. Lampost.co/Salda


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polresta Bandar Lampung siap mendukung Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menertibkan penunggak pajak. Tindakan tegas dan proses hukum pun akan diberikan untuk mengatasi pengusaha yang membandel dalam menggunakan alat perekam transaksi (tapping box).

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Resky Maulana, mengatakan pihaknya siap berkoordinasi dengan Pemkot untuk memproses penyegelan tempat usaha yang tak taat bayar pajak.

"Tapi itu masih ranah Pemkot. Nanti kalau ada kaitan dengan pidana, bisa dilanjutkan dengan pemeriksan. Kami saat ini sifatnya koordinasi," kata Resky, Senin, 14 Juni 2021

Sejauh ini, Pemkot terus mengimbau pengusaha memiliki itikad baik agar taat pajak dan menggunakan tapping box dengan maksimal guna menambah pendapatan daerah. "Tapi, kalau sudah beberapa kali di somasi masih tetap membandel, mungkin perlu tindakan lain," katanya.

Sebelumnya, tim pengawasan pajak daerah Bandar Lampung kembali menyegel tiga rumah makan dan satu kafe yang menunggak retribusi pajak selama 10 bulan dan tidak menggunakan tapping box. Tiga rumah makan itu adalah Sate Luwes, Geprek Juara, Rumah Makan Ibu Haji Prasmanan dan Daily Cafe.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar