#kampanye#perusakanapk

Polresta Periksa 7 Saksi terkait Perusakan APK 

( kata)
Polresta Periksa 7 Saksi terkait Perusakan APK 
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana. Lampost.co/Asrul Septian Malik


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polresta Bandar Lampung terus memeriksa secara maraton perusakan alat peraga kampanye (APK) paslon calon wali kota dan wakil wali kota Bandar Lampung Yusuf Kohar Tulus Purnomo di Kemiling. Kasusnya sudah naik ke tahap penyidikan.

Hingga Senin, 16 november 2020, Satreskrim Polresta Bandar Lampung telah memeriksa tujuh saksi. Mereka terdiri dari enam saksi pelapor dan satu dari KPU Bandar Lampung.

"Total tujuh saksi, hari ini juga kami memintai keterangan KPU terkait penggunaan APK sah atau tidak dan penempatannya," ujar Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana, Senin 16 November 2020.

Polresta selanjutnya bakal memanggil saksi dari terlapor yang totalnya ada tujuh orang serta saksi lainnya, dari total 16 saksi yang akan diperiksa dalam perkara tersebut. "Dijadwalkan besok dari pihak terlapor diperiksa," ujarnya.

Hingga saat ini, belum ada penetapan tersangka dalam perkara tersebut.

Sementara kuasa hukum pihak Yutuber, Ahmad Handoko mengatakan seluruh saksi yang disiapkan pihaknya sudah dihadirkan untuk diperiksa. "Saksi kami sudah selesai diperiksa, termasuk dari KPU infonya sudah dimintakan keterangan. Ini agar terang duduk perkaranya dan alat bukti sudah cukup yang kami hadirkan," katanya.

Jika terbukti, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 69 huruf (g) juncto Pasal 187 Ayat (3) UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, dengan ancaman pidana penjara paling singkat satu bulan atau paling lama enam bulan serta denda paling sedikit Rp100 ribu atau paling banyak Rp1 juta.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar