#pencabulan#asusila

Polresta Memintai Keterangan 5 Korban Predator Anak

( kata)
Polresta Memintai Keterangan 5 Korban Predator Anak
Ilustrasi.Dok. Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polresta Bandar Lampung masih terus mencari alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi terkait dua tindak pidana asusila perbuatan sodomi oleh terlapor IS dengan 11 anak di bawah umur sebagai korban dan pencabulan gadis berinisial T (14). Perkara ini didampingi LPA Bandar Lampung.

"Kami sudah menerima dua LP. Kami masih melakukan penyelidikan untuk membuktikan fakta perbuatan pidana apa yang sedang terjadi dan masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, di antaranya psikologi, LPA Bandar Lampung, dan lainnya," ujar Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana, Kamis, 5 November 2020.

Sejak Rabu, 4 November 2020, secara bertahap Polresta telah memintai keterangan para korban. Polresta menyebutkan sudah lima anak (korban) yang dimintai keterangan.

"Dari informasi yang didapat baik dari media ataupun fakta, ada 11 anak (korban). Untuk saat ini ada lima anak yang terklarifikasi dan kami memilah dari masing-masing anak, pidana apa yang telah dilakukan pelaku," ujarnya.

Berita terkait: Predator Anak Gentayangan di Bandar Lampung, 11 Bocah Diduga Jadi Korban

Untuk perkara asusila T (14) juga masih dilakukan penyelidikan dan meminta keterangan beberapa saksi. "Masih tahap penyelidikan semua, kami upayakan secepatnya pidana apa yang terjadi, berikutnya (bila cukup alat bukti), akan tetapkan tersangka," katanya.

Polresta juga menentukan sejumlah langkah guna mengetahui posisi pelaku dan mengantisipasi jika pelaku bakal melarikan diri.

Polresta Bandar Lampung menanggapi adanya dua laporan perkara asusila anak yang dilaporkan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Bandar Lampung. Dua perkara tersebut yakni dugaan pencabulan gadis berusia 14 tahun oleh empat pria dan dugaan sodomi yang dilakukan seorang pria dengan korban 11 anak laki-laki di bawah umur.

Ketua LPA Bandar Lampung Ahmad Aprliandi Passa berharap para pelaku segera ditangkap agar tidak ada lagi anak sebagai korban asusila. "Dua perkara tersebut hari ini kami sudah sertakan hasil visum ke Polresta," katanya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar