#ott#hukum

Polresta Melimpahkan Berkas Tahap I Pungli di Dinas Perizinan

( kata)
Polresta Melimpahkan Berkas Tahap I Pungli di Dinas Perizinan
Konferensi pers Polresta Bandar Lampung terkait OTT pungli di Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu Lampung. Dok. Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Unit Tipikor Satreskrim Polresta Bandar Lampung telah merampungkan berkas tahap pertama tersangka operasi tangkap tangan (OTT) Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu Lampung. Dua pelaku, yakni Kabid Penyelenggara Perizinan dan Nonperizinan A, Nirwan Yustian (50) dan staf fungsional bidang tersebut Edi Efendi.

"Berkas perkara tahap pertama sudah kami rampungkan dan dikirim ke Kejari Bandar Lampung pada 2 November 2020," ujar Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Resky Maulana melalui Kanit Tipikor Iptu Edi Yulianto, Selasa, 10 November 2020.

Berita terkait: Pegawai DPMPTSP Diduga Tarik Pungli Sejak Jadi Kabid

Saat ini aparat masih menunggu hasil teliti dari jaksa Kejari Bandar Lampung, apakah ada hal yang harus dilengkapi, baik secara formal ataupun materiel.

"Kami menunggu teliti dari JPU, apa P19, apa lengkap. Beberapa saksi ahli juga sudah kami mintai keterangan, termasuk ahli pidana," ujarnya.

Pada perkara ini, dari tangan pelaku diamankan barang bukti, yakni lima unit ponsel, satu berkas surat izin permohonan (SIP), dan surat izin pemanfaatan air tanah (SIPA), uang Rp25 juta (fee) serta empat rangkap SIP dan SIPA untuk pengeboran PT Lautan Teduh Interniaga, dan dua tanda terima berkas permohonan izin Lautan Teduh Interniaga.

Nirwan Yustian dijerat dengan Pasal 12 Huruf E UU No 21 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi, sedangkan Edi Efendi dengan Pasal 12 Huruf E UU No 21 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 51 KUHPidana. 

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar