#kriminal#pembobolanatm#kejahatan

Polresta Masih Memburu Kawanan Pembobol ATM di Minimarket

( kata)
Polresta Masih Memburu Kawanan Pembobol ATM di Minimarket
Pembobolam ATM di minimarket.Dok.Istimewa

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polresta Bandar Lampung masih melakukan pengejaran terhadap komplotan pembobol mesin ATM di minimarket. Pelaku membawa kabur uang dari dua dari tiga ATM yang dibobol dalam sebulan terakhir di Bandar Lampung.

Kejadian teranyar terjadi di ATM BCA di minimarket Jalan Ratu Dibalau, Way Kandis, pada Kamis dini hari, 18 Juni 2020. Sedangkan dua kejadian lainnya, yakni ATM BNI di Indomaret Jalan Darusalam, Langkapura, Bandar Lampung, Senin dini hari, 25 Mei 2020, dan minimarket di Jalan Pulau Legundi, Sukarame, Bandar Lampung, pada 21 Mei 2020 dini hari, namun pelaku belum sempat menggasak uang karena alarm ATM berbunyi dan pelaku melarikan diri.

"Anggota masih di lapangan mencari informasi dan melakukan penyelidikan," ujar Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rosef Efendi, Minggu, 21 Juni 2020.

Rosef mengatakan sejauh ini pihaknya masih mendalami bukti-bukti lainnya, seperti keterangan saksi, CCTV di lokasi, dan barang bukti lainnya yang digunakan pelaku beraksi, seperti tabung gas LPG, tabung las, dan alat-alat lainnya.

"Tiga TKP ini kami cocokan, apa masih satu komplotan karena modusnya serupa. Ini yang masih kami dalami," ujarnya.

Rossef belum bisa memaparkan apakah para pelaku masih berada di luar Bandar Lampung dan beraksi di kabupaten lain. "Itu juga masih kami dalami," katanya.

Sebelumnya, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Yan Budi Jaya mengatakan pihaknya sejak awal sudah mengantisipasi adanya upaya pencurian di minimarket, khususnya ATM. Polresta memberikan arahan ke pengelola minimarket agar memasang alarm di titik-titik pelaku berpotensi masuk, kemudian corong atau speaker bunyi alarm ditaruh di luar agar suara alarm bisa terdengar. Pemasangan alarm juga sudah diarahkan ke pemilik bank dan terkoneksi dengan alarm minmarket.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar