#PPKMDARURAT#COVID-19#BANDARLAMPUNG

Polresta Bandar Lampung Terjunkan 250 Personel Dukung PPKM Darurat

( kata)
Polresta Bandar Lampung Terjunkan 250 Personel Dukung PPKM Darurat
Ilustrasi Foto Antara


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Untuk mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Polresta Bandar Lampung menerjunkan ratusan personel untuk menertibkan masyarakat yang mengabaikan instruksi wali kota Bandar Lampung.

Kabagops Polresta Bandar Lampung, Kompol Arief Rahman Hakim Rambe, mengatakan, sekitar 250 personel jajarannya setiap hari bekerja di lapangan. Bahkan, bagi toko yang akan mengabaikan diberikan sanksi sampai ke pencabutan izin usaha.

"Jam lima semua toko tutup, kami lakukan penyemprotan,"kata dia, di ruang kerja, Jumat, 9 Juli 2021.

Arief melanjutkan sanksi bagi kendaraan yang terjaring di lima titik masuk Kota Tapis Berseri tidak membawa surat rapid antigen dan vaksin covid-19 yakni putar balik.

"Untuk kafe atau restoran tutup jam delapan malam. Jika bandel diberi teguran. Masih bandel lagi, diberi teguran tertulis. Setelah itu, cabut izin usahanya," ujarnya.

Baca juga :Bandar Lampung Ditetapkan Terapkan PPKM Darurat

Arief melanjutkan, khusus tim Yustisi gabungan mulai pukul 17.00 WIB mulai memberi imbauan ke pedagang. Setelah itu pukul 20.00 WIB kembali menegur kafe atau restoran dan sebagainya.

"Kalau yang pedagang kaki lima langsung kami tumpuk kaki atau kursinya. Kalau yang take away bisa, tapi tidak melayani makan di tempat,"kata dia.

Adapun lima titik penyekatan masuk Bandar Lampung yakni Pos Rajabasa, Pos Lematang, Pos Sukarame, Pos Kemiling, dan Pos Panjang.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar