#Narkoba#Sabu-sabu#WayKanan

Polres Way Kanan Tangkap Dua Terduga Pemakai Sabu-sabu di Gunung Waras

( kata)
Polres Way Kanan Tangkap Dua Terduga Pemakai Sabu-sabu di Gunung Waras
Sejumlah barang bukti yang disita petugas/Lampost.co


Way Kanan (Lampost.co): Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Way Kanan meringkus dua pria yang diduga pemakai narkotika jenis sabu-sabu di Kampung Gunung Waras, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung mengatakan, penangkapan tersangka berawal pada hari Kamis 26 November 2020 sekitar pukul 18.30 Wib. Petugas mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa adanya penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di salah satu rumah di Kampung Gunung Waras, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan.

Petugas langsung melakukan penyelidikan dengan menuju ke Kampung Gunung Waras dan memperoleh informasi bahwa peredaran gelap narkotika jenis sabu-sabu tersebut terjadi di salah satu rumah warga yang dihuni oleh seorang laki-laki berinisial JUM.

"Pelaku berinisial JUM (38) dan ISH (35) keduanya warga Kampung Gunung Waras, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan," jelas Binsar, Senin, 1 Desember 2020.

Melihat kedatangan petugas ke rumahnya, pelaku bermaksud melarikan diri namun berhasil diamankan serta menunjukkan keberadaan barang bukti di dalam lemari kamarnya. 

Petugas berhasil menyita satu buah kaleng permen Milton yang di dalamnya terdapat delapan bungkus plastik klip bening ukuran kecil berisikan kristal putih yang diduga diduga sabu-sabu seberat 1,89 gram.

Petugas juga mengamankan ISH di dalam ruang dapur rumah JUM. ISH ditangkap lengkap dengan barang bukti berupa seperangkat alat hisap (Bong) yang terbuat dari botol minuman larutan panas dalam yang berisikan cairan bening.

Tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polres Way Kanan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

"Akibat perbuatannya, tersangka bisa dikenai dengan pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman dengan ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun paling lama 12 tahun," tegas Kapolres.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar