#tuba#pilkakam#politik

Polres Tuba Anggap Delapan Kampung Rawan Saat Pilkakam

( kata)
Polres Tuba Anggap Delapan Kampung Rawan Saat Pilkakam
Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi. Dok.

Menggala (Lampost.co) -- Delapan dari 31 kampung di 13 kecamatan se-Tulangbawang yang akan melaksanakan pemilihan kepala kampung (pilkakam) serentak 12 Desember mendatang rawan konflik. Data tersebut didapat setelah sebelumnya pada Selasa, 26 November 2019, Polres Tulangbawang menggelar latihan praoperasi yang dipimpin langsung Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi di aula mapolres setempat.

Sayangnya, Kapolres saat dihubungi Lampost.co, Rabu, 27 November 2019, enggan memaparkan secara rinci delapan kampung yang dianggap rawan terjadi gesekan saat pelaksanaan pilkakam. Dia mengungkapkan pihaknya telah memetakan daerah rawan terkait pilkakam. Dari hasil pemetaan itu, pihaknya telah menentukan tiga pola dalam pelaksanaan pengamanan tempat pemungutan suara (TPS), yakni TPS aman dengan pola 6:1:10 (Polri:TPS: Linmas), TPS rawan dengan pola 10:1:10, dan TPS sangat rawan dengan pola 15:1:10.

"Didapat 23 kampung dengan pola aman, 4 kampung dengan pola rawan, dan 4 kampung dengan pola sangat rawan," katanya.

Syaiful menyatakan akan menerjunkan 238 personel dalam pengamanan TPS saat pelaksanaan pilkakam. "Rinciannya 138 personel di kampung aman, 40 personel di kampung rawan, dan 60 personel di kampung sangat rawan," ujarnya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar