#narkoba#ganja#sabu

Polres Pringsewu Tangkap Tiga Orang Penyalahguna Sabu

( kata)
Polres Pringsewu Tangkap Tiga Orang Penyalahguna Sabu
Tiga penyalahgunaan narkotika jenis sabu ditangkap jajaran res narkotika Polres Pringsewu. Istimewa


Pringsewu (Lampost.co) -- Jajaran Polres Pringsewu menangkap tiga orang penyalahgunaan narkotika jenis sabu di tiga lokasi berbeda. Mereka adalah RK (21) dan AP (24), warga Kecamatan Sukoharjo serta AI (28), warga Negerikaton Pesawaran.

Kasat Narkoba Polres Pringsewu Iptu Khairul Yassin Ariga, menyatakan penangkapan ketiga pelaku dilakukan di tiga lokasi terpisah pada Rabu, 18 Agustus 2021, antara pukul 16.00-23.00 WIB.

“Kasus narkoba ini terungkap berkat informasi yang diberikan warga kepada tim Opsnal Satnarkoba Polres Pringsewu terkait penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh RK,” ungkap kasat narkoba mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, Jumat, 20 Agustus 2021.

Kasat menjelaskan awalnya polisi menangkap RK (21) berikut barang bukti alat isap sabu yang terdiri dari satu pipa kaca pirek bekas pakai, satu alat isap sabu (bong), dua plastik klip bekas pakai, tiga buah pipet, satu sumbu terbuat dari kertas alumunium foil rokok, dan satu  lembar plastik alumunium foil yang disimpan pelaku di dalam kamar mandi.

Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan dan menangkap tersangka AI yang berperan sebagi pengedar sekaligus penyuplai sabu kepada RK.

Kemudian polisi mengamankan pelaku AP berperan sebagai pemakai pada pukul 23.09 WIB bersama barang bukti  dua plastik klip berisi sabu yang disimpan di dalam tas selempang miliknya, satu pipa kaca pirek bekas pakai yang di dalamnya terdapat kristal warna putih diduga sabu.

“AP merupakan pemakai narkotika jenis sabu yang selama ini sering menggunakan sabu bersama RK,” kata iptu Khairul Yasin.

Guna memastikan ketiganya benar pengguna narkotika, kasat narkoba langsung melakukan tes urine kepada para pelaku dan hasilnya positif mengandung zat Metaphetamine atau sabu.

Kasat menjelaskan untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya ketiga dijerat dengan A1 pasal 114 ayat (1) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimasl 20 tahun penjara, kemudian RK dan AP dikenai pasal 112 ayat (1) dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Winarko







Berita Terkait



Komentar