#lampung#pilkadesserentak2019#PilkadesPesawaran

26 Desa di Pesawaran Rawan Konflik Saat Pilkades

( kata)
26 Desa di Pesawaran Rawan Konflik Saat Pilkades
Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro saat mengecek anggota saat apel gelar pasukan pengamanan pilkades serentak di halaman mapolres setempat, Jumat, 18 Oktober 2019. Lampost.co/Putra Pancasila Sakti

PESAWARAN (Lampost.co) -- Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Pesawaran digelar di 80 desa. Dari jumlah itu, 26 desa dinilai rawan konflik dan akan mendapat perhatian khusus dari kepolisian.

Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan pihaknya melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan pilkades serentak yang akan dilaksanakan pada 21 Oktober mendatang. "Polres Pesawaran menurunkan 260 personel untuk mengamankan berlangsungnya pilkades agar pelaksanaannya berjalan baik dan lancar," katanya saat memimpin apel gelar pasukan pengamanan pilkades di halaman mapolres setempat, Jumat, 18 Oktober 2019.

Dia menambahkan dari 260 personel yang diturunkan, terdiri dari 1 peleton Pama Polres Pesawaran, 1 peleton bhabinkamtibmas, 1 peleton Satsabhara, 1 peleton gabungan staf mapolres, dan 1 peleton gabungan staf Satreskrim dan Satuan Intelkam.

"Setelah dilakukan mapping terhadap 80 desa yang melaksanakan pilkades serentak tahun 2019 ini, kami mendapatkan data kalau 26 desa dinilai rawan konflik, dan 54 TPS aman," katanya.

Dia berharap seluruh personel yang diturunkan dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan berdedikasi tinggi dalam pengamanan pilkades serentak tahun 2019 ini.

"Meskipun konsentrasi terbagi dengan pelaksanaan pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden, namun hal tersebut tidak menjadi kendala bagi kita semua. Saya selaku Kapolres Pesawaran mengharapkan keseriusan dan kesungguhan serta menjunjung netralitas dalam pengamanan pilkades serentak tahun 2019 ini," katanya.

Putra Pancasila Sakti

Berita Terkait

Komentar